Awkarin Mangkir
Selebgram Karin Novilda atau Awkarin tidak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang melibatkan PT Khazanah Tamma Internasional (Hanania Group).
Awkarin dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Senin (8/6/2026). Namun hingga jadwal pemeriksaan berakhir, yang bersangkutan tidak hadir di hadapan penyidik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihak kepolisian mencatat ketidakhadiran Karin tanpa pemberitahuan maupun alasan resmi.
“KN tidak hadir tanpa keterangan,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).
Pemeriksaan terhadap sejumlah influencer dilakukan untuk mendalami kerja sama promosi yang pernah dilakukan dengan Hanania Group. Penyidik berupaya mengumpulkan informasi terkait aktivitas endorsement dan bentuk hubungan para influencer dengan perusahaan tersebut.
Selain Awkarin, polisi juga memanggil beberapa nama lain, yakni Keanu Angelo, Sara Gibson, Audrey Jesselyn, dan Dara Arafah.
Dari seluruh influencer yang dijadwalkan hadir pada hari itu, hanya Keanu Angelo yang memenuhi panggilan penyidik. Ia menjalani pemeriksaan selama beberapa jam dengan didampingi kuasa hukumnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan 28 pertanyaan yang mencakup kontrak promosi, fasilitas yang diterima, sistem pembayaran endorsement, hingga pengetahuan saksi mengenai legalitas biro perjalanan tersebut.
Sementara itu, Sara Gibson, Audrey Jesselyn, dan Dara Arafah juga belum hadir pada jadwal pemeriksaan sebelumnya. Ketiganya telah dijadwalkan ulang untuk memberikan keterangan pada 12 Juni 2026.
Kasus yang tengah diselidiki ini berkaitan dengan dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang dikelola Hanania Group. Polisi menduga terdapat kerugian yang dialami sejumlah calon jamaah.
Dalam perkembangan perkara tersebut, penyidik telah menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, Ahmad Syah Farhan, sebagai tersangka sejak 29 Mei 2026. Saat ini, proses penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap keseluruhan rangkaian kasus dan pihak-pihak yang terkait.



