Nama Zulhas Dikaitkan dengan Dinamika Pilpres 2029
Presiden Prabowo Subianto kembali melontarkan candaan soal reshuffle kabinet saat menghadiri panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah. Namun, celetukan yang diarahkan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas itu dinilai sejumlah pengamat menyimpan pesan politik yang lebih dalam menjelang kontestasi Pilpres 2029.
Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, menilai candaan Presiden tidak bisa dipandang sekadar guyonan biasa. Menurut dia, pernyataan tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap sejumlah kontroversi yang belakangan menyeret nama Zulhas.
“Walaupun disampaikan sambil bercanda, tetap ada pesan politik yang bisa dibaca publik. Apalagi Zulhas beberapa kali menjadi sorotan karena dianggap melakukan blunder,” ujar Igor kepada media, Minggu, 24 Mei 2026.
Ia mencontohkan sejumlah polemik yang sempat menuai kritik terhadap Ketua Umum PAN tersebut. Mulai dari aksi memanggul beras saat meninjau korban banjir bandang di Sumatera Utara hingga pernyataan terkait penggunaan tumbler di tengah situasi bencana yang dinilai tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat.
Tak hanya itu, Igor juga menyinggung kembali mencuatnya isu lama saat Zulhas menjabat Menteri Kehutanan pada era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, isu tersebut ikut membentuk persepsi publik terhadap rekam jejak politik Zulhas.
“Publik sekarang sangat kritis. Hal-hal yang dianggap tidak empatik atau terlalu bernuansa pencitraan mudah sekali memicu respons negatif,” katanya.
Igor menilai kondisi itu dapat berdampak pada posisi politik PAN di masa depan, terutama apabila Prabowo Subianto kembali maju dalam Pilpres 2029. Ia menyebut peluang mengulang duet politik Gerindra dan PAN seperti pada Pilpres 2014 dinilai semakin kecil apabila citra politik Zulhas terus mendapat sorotan negatif.
“Maka peluang PAN untuk kembali berada di posisi strategis pendamping Prabowo bisa semakin berat,” ucapnya.
Sebelumnya, momen candaan reshuffle itu terjadi saat Prabowo menyampaikan sambutan di acara panen raya udang di Kebumen, Sabtu, 23 Mei 2026. Saat itu, Prabowo sempat salah menyebut nama desa lokasi acara.
“Terima kasih saya diundang ke sini Desa Karang Duwur,” kata Prabowo.
Warga yang hadir kemudian mengoreksi bahwa lokasi kegiatan berada di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan. Menanggapi koreksi tersebut, Prabowo langsung bercanda sambil menyalahkan Zulhas.
“Waduh ini Menko tadi salah nama, perlu direshuffle enggak ini kira-kira?” ujar Prabowo yang langsung disambut gelak tawa warga.





