Prabowo Perkuat SDM Militer dan Korporasi Negara

Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan pengarahan langsung kepada sekitar 1.000 perwira siswa TNI dan Polri di Kompleks Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Jawa Barat, Senin, 25 Mei 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas kepemimpinan aparat strategis negara menghadapi tantangan nasional dan global.

Para peserta berasal dari berbagai lembaga pendidikan tinggi militer dan kepolisian, mulai dari Sesko TNI, Sesko AD, Sesko AL, Sesko AU, hingga Sespimti dan Sespimmen Polri. Kehadiran para perwira siswa itu dinilai penting sebagai bagian dari proses pembentukan calon pemimpin institusi keamanan dan pertahanan Indonesia di masa mendatang.

Selain memberikan pembekalan strategis, Presiden Prabowo juga dijadwalkan meresmikan perpustakaan dan museum baru di lingkungan Seskoad. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi pusat pengembangan literasi kepemimpinan, sejarah militer, dan wawasan kebangsaan bagi para perwira.

Peresmian itu sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pembangunan sumber daya manusia di sektor pertahanan dan keamanan, tidak hanya melalui pelatihan lapangan tetapi juga penguatan tradisi intelektual di lingkungan militer.

Agenda di Bandung berlangsung hanya sehari setelah Presiden Prabowo memberikan arahan kepada peserta angkatan pertama Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Program PFLP merupakan inisiatif baru pemerintah untuk menyiapkan kader-kader pemimpin perusahaan BUMN masa depan. Sebanyak 400 peserta mengikuti program tersebut dalam angkatan perdana tahun ini.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut program itu dirancang langsung atas arahan Presiden untuk membentuk calon pemimpin BUMN yang memiliki kapasitas manajerial, integritas, serta pemahaman tata kelola perusahaan negara yang kuat.

“Program ini dipersiapkan untuk membentuk calon pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN di masa mendatang,” ujar Teddy melalui keterangan resminya.

Menurutnya, pendidikan dalam PFLP berlangsung selama sembilan bulan dengan sejumlah tahapan pembinaan. Peserta akan menjalani pembentukan karakter dan disiplin, pelatihan kepemimpinan korporasi melalui Danantara Corporate University, hingga magang di kementerian, lembaga, dan perusahaan BUMN.

Pemerintah menilai penguatan kualitas kepemimpinan di sektor militer, kepolisian, dan BUMN menjadi fondasi penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional jangka panjang. Karena itu, pembinaan SDM unggul disebut akan terus menjadi fokus utama pemerintahan Prabowo Subianto.

Tutup