Alumni MagangHub Nasional Kini Bisa Langsung Lamar Kerja di KarirHub

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat strategi penyerapan tenaga kerja muda melalui integrasi layanan digital berbasis ekosistem SIAPkerja. Salah satu langkah yang kini didorong pemerintah adalah menghubungkan langsung alumni program pemagangan nasional dengan pasar kerja melalui platform KarirHub.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan program tersebut dirancang agar peserta magang tidak berhenti hanya pada pengalaman belajar di perusahaan, tetapi dapat langsung melanjutkan perjalanan karier mereka ke dunia profesional.

“Melalui transisi ini, para alumni pemagangan tidak lagi sekadar menyelesaikan program belajar di perusahaan, melainkan langsung diarahkan ke dalam platform pasar kerja yang terintegrasi penuh dengan ribuan lowongan kerja terpercaya,” ujar Yassierli dalam keterangan resmi Biro Humas Kemnaker, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Yassierli, sistem KarirHub memungkinkan alumni MagangHub menyusun profil profesional berdasarkan pengalaman riil selama mengikuti program pemagangan. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam proses pencocokan kerja dengan kebutuhan perusahaan.

Melalui fitur Job Matching, sistem secara otomatis akan menghubungkan kompetensi peserta dengan lowongan yang sesuai. Pemerintah menilai pendekatan ini dapat meningkatkan peluang tenaga kerja muda untuk lebih cepat terserap oleh industri.

“Pengalaman yang didapatkan selama masa magang merupakan nilai jual yang sangat tinggi di mata perusahaan. Keikutsertaan dalam pemagangan nasional ini terbukti memperbesar peluang talenta muda untuk dilirik oleh perekrut profesional,” jelasnya.

Selain mengandalkan platform internal, Kemnaker juga memperluas akses pasar kerja dengan mengintegrasikan KarirHub ke sejumlah portal rekrutmen swasta. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang kerja lebih luas bagi lulusan program pemagangan.

Beberapa platform yang telah terhubung dengan sistem tersebut di antaranya Glints, JobStreet, Kalibrr, hingga KitaLulus. Kolaborasi itu dinilai penting untuk mempercepat proses rekrutmen sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan industri secara lebih efektif.

Kemnaker menjelaskan proses transisi menuju KarirHub dapat dilakukan secara digital melalui ekosistem SIAPkerja. Peserta cukup melakukan registrasi akun, melengkapi profil diri, memilih minat pekerjaan, hingga mengunggah CV dan pengalaman magang yang dimiliki.

Setelah seluruh data terisi, pengguna dapat langsung mengakses berbagai lowongan kerja yang tersedia dan mengirimkan lamaran secara daring. Sistem tersebut dirancang agar proses pencarian kerja menjadi lebih praktis, cepat, dan terintegrasi.

Yassierli menegaskan program pemagangan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan titik awal membangun karier jangka panjang. Karena itu, ia meminta para alumni terus meningkatkan kemampuan dan aktif memanfaatkan peluang kerja yang tersedia.

“KarirHub ini adalah jembatan utama yang kami siapkan dalam mengantarkan alumni MagangHub menuju dunia kerja yang sesungguhnya,” pungkasnya.

Tutup