Tanpa Sponsor Pemerintah, Tari Nusantara Viral

Tari Kreasi Nusantara.

Bakti Budaya Djarum Foundation merilis tayangan bertajuk Di Balik Layar Tari Kreasi Nusantara – Hari Tari Sedunia 2026 yang memperlihatkan proses kreatif di balik produksi video budaya yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Tayangan tersebut mengungkap perjalanan panjang di balik visual megah Tari Kreasi Nusantara yang sukses menarik perhatian jutaan penonton di media sosial.

Video Tari Kreasi Nusantara sebelumnya viral setelah ditonton lebih dari tujuh juta kali. Banyak warganet memuji kualitas sinematografi, koreografi, hingga kekayaan budaya yang ditampilkan dalam karya tersebut.

“Tanpa sponsor dari pemerintah, visual megah Tarian Nusantara ini tembus 7 juta views,” tulis keterangan dalam unggahan video yang dikutip Jumat (22/5/2026).

Melalui tayangan dokumenter di balik layar itu, publik diajak melihat proses produksi yang tidak sederhana. Mulai dari tahap penyusunan konsep, latihan intensif para penari, hingga proses pengambilan gambar di berbagai daerah dilakukan selama berbulan-bulan.

Bakti Budaya Djarum Foundation menjelaskan bahwa karya tersebut lahir dari kolaborasi banyak pihak yang memiliki visi memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui pendekatan visual modern dan dekat dengan generasi muda.

Selain menampilkan keindahan gerakan tari tradisional yang dikreasikan ulang, video tersebut juga memperlihatkan perjuangan para pemenang Indonesia Menari 2025 yang terlibat langsung dalam proses produksi.

Para penari disebut harus menjalani latihan fisik dan koreografi secara intens agar mampu menghadirkan gerakan yang presisi di setiap adegan. Tidak hanya itu, proses syuting di berbagai lokasi juga menjadi tantangan tersendiri karena melibatkan banyak perpindahan kota dan penyesuaian teknis di lapangan.

Pengambilan gambar dilakukan di 10 kota berbeda untuk menampilkan keragaman latar budaya Nusantara. Setiap lokasi dipilih untuk merepresentasikan identitas budaya daerah sekaligus memperkuat nuansa visual dalam video.

Tim produksi juga menekankan bahwa karya tersebut bukan sekadar pertunjukan tari, melainkan bentuk dokumentasi budaya yang dikemas dengan pendekatan sinematik modern agar lebih mudah diterima generasi digital.

Antusiasme publik terhadap video Tari Kreasi Nusantara dinilai menjadi bukti bahwa karya budaya lokal tetap memiliki ruang besar di tengah dominasi konten hiburan global. Banyak warganet menilai produksi tersebut berhasil menghadirkan perpaduan antara seni tradisional dan kualitas visual modern.

Melalui proyek ini, Bakti Budaya Djarum Foundation berharap semangat pelestarian budaya Indonesia dapat terus tumbuh, terutama di kalangan anak muda. Dokumentasi di balik layar tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa sebuah karya budaya besar lahir dari proses panjang, kerja kolektif, dan dedikasi banyak pihak di belakang panggung.

Tutup