Ratusan Ojol Kepung Surabaya

Ojol

Ratusan pengemudi ojek online kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kota Surabaya pada Rabu (20/5/2026). Massa mulai bergerak dari kawasan selatan menuju pusat kota sejak pagi hari, memicu potensi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.

Pantauan di lapangan menunjukkan para driver ojol berkumpul di frontage road sisi barat Jalan Ahmad Yani, tepatnya di sekitar Bundaran Cito. Sejumlah kendaraan roda dua tampak memadati area tersebut sambil menunggu koordinasi keberangkatan menuju titik aksi berikutnya di pusat kota.

Aksi ini membuat aparat kepolisian langsung meningkatkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan panjang di jalur protokol Surabaya. Pengguna jalan pun diimbau mencari rute alternatif agar tidak terjebak kepadatan arus kendaraan.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel di sejumlah titik strategis yang diperkirakan dilalui massa aksi.

“Kami sudah menempatkan personel di simpul-simpul jalan utama untuk melakukan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas mulai dari titik kumpul massa di Bundaran Waru menuju arah Surabaya,” ujar Galih.

Menurutnya, pengawalan dilakukan untuk memastikan aksi berjalan tertib tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara berlebihan. Polisi juga menyiapkan langkah rekayasa lalu lintas secara situasional apabila kepadatan kendaraan meningkat drastis.

“Kalau memang terjadi penumpukan kendaraan di titik tertentu, kami akan lakukan pengalihan arus dan rekayasa lalu lintas sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

Pergerakan massa ojol menuju pusat kota diperkirakan melewati sejumlah jalur padat seperti Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, hingga kawasan protokol di pusat pemerintahan dan bisnis Surabaya. Karena itu, masyarakat diminta terus memantau kondisi lalu lintas sebelum bepergian.

Selain pengamanan terbuka, aparat kepolisian juga melakukan pengawasan di sejumlah titik perbatasan masuk Surabaya untuk mengantisipasi penambahan massa aksi dari luar kota.

Hingga siang hari, arus kendaraan di beberapa ruas jalan utama mulai terpantau melambat. Kepadatan terjadi akibat iring-iringan kendaraan massa aksi yang bergerak secara bertahap menuju lokasi demonstrasi.

Tutup