Kasus Bea Cukai, KPK Geledah Rumah Heri Black

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat jumpa pers di kantornya belum lama ini. Foto: Istimewa

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan menggeledah sebuah rumah yang diduga terafiliasi dengan perusahaan Blueray Cargo Group.

Penggeledahan dilakukan pada Senin (11/5/2026). Rumah tersebut diduga milik Heri Setiyono alias Heri Black yang diketahui menjadi salah satu saksi dalam perkara yang tengah diusut lembaga antirasuah tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penggeledahan dilakukan untuk menelusuri dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam kasus tersebut.

“Penyidik menggeledah salah satu pihak yang diduga terafiliasi dengan Blueray. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah catatan dan barang bukti elektronik,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).

Dari hasil penggeledahan itu, penyidik turut menemukan informasi yang mengarah pada dugaan upaya menghambat proses penyidikan perkara.

KPK menilai adanya tindakan tertentu yang berpotensi masuk dalam kategori perintangan penyidikan atau obstruction of justice, baik dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.

“Hal ini bisa dipandang atau masuk kategori upaya merintangi penyidikan baik langsung maupun tidak langsung,” kata Budi.

Menurut dia, seluruh temuan yang diperoleh penyidik akan dianalisis lebih lanjut untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam dugaan perintangan penyidikan tersebut.

“Oleh karena itu, penyidik tentu akan mempertimbangkan apakah perbuatan-perbuatan tersebut masuk dalam unsur perintangan penyidikan atau tidak,” lanjutnya.

KPK hingga kini masih mendalami aliran dana serta hubungan sejumlah pihak yang diduga terkait dalam perkara dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tersebut.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak yang rumahnya digeledah maupun dari Blueray Cargo Group terkait penggeledahan dan dugaan yang disampaikan KPK.

Berita Lainnya

Tutup