Krisis Listrik Aceh Berlarut, Warga Gelar Aksi Damai di Kantor PLN

Para demonstran membawa lilin dan senter sebagai simbol kondisi Aceh yang masih gelap. Atribut tersebut sengaja dihadirkan untuk menggambarkan realitas kehidupan warga yang harus bertahan dengan penerangan seadanya selama berhari-hari.

Krisis listrik di Aceh yang belum pulih sepenuhnya pascabencana memicu kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat. Kondisi ini berujung pada aksi protes yang digelar puluhan pemuda dan warga Kota Banda Aceh di depan Kantor PLN Unit Induk Wilayah Aceh, Lampriet, Kamis malam (12/12/2025).

Aksi yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dilakukan secara tertib dan damai, namun sarat simbol. Massa menyuarakan protes atas lambannya pemulihan pasokan listrik yang hingga kini masih sering padam di sejumlah wilayah Aceh.

Para demonstran membawa lilin dan senter sebagai simbol kondisi Aceh yang masih gelap. Atribut tersebut sengaja dihadirkan untuk menggambarkan realitas kehidupan warga yang harus bertahan dengan penerangan seadanya selama berhari-hari.

“Kenapa kita bawa lilin? Karena kondisi Aceh hari ini gelap,” ujar Akhyar, salah satu perwakilan massa aksi, usai unjuk rasa.

Menurut Akhyar, pemadaman listrik telah berlangsung selama 16 hari berturut-turut sejak bencana melanda. Kondisi ini dinilai membuat masyarakat seolah kembali hidup di masa pra-modern, dengan keterbatasan akses listrik yang berdampak luas.

Pemadaman berkepanjangan tersebut, kata dia, telah mengganggu berbagai aktivitas penting masyarakat, mulai dari proses belajar-mengajar, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi warga.

Massa aksi mendesak PLN Aceh agar segera bertindak cepat dan transparan dalam menangani krisis listrik tersebut. Mereka meminta adanya kejelasan terkait langkah konkret dan jadwal pasti pemulihan listrik di wilayah terdampak.

Masyarakat berharap, aksi protes ini dapat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, sehingga pemulihan pasokan listrik dapat segera dilakukan dan warga Aceh tidak lagi harus bertahan dalam kondisi gelap di tengah kebutuhan energi yang semakin mendesak.

Tutup