KONI Kabupaten Bekasi Andalkan 750 Atlet untuk Rebut Tiga Besar

Kiri Kadisbudpora, tengah Bupati Bekasi dan Ketua KONI Kabupaten Bekasi.

Kabupaten Bekasi belum puas dengan posisi keempat dalam peta persaingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. KONI Kabupaten Bekasi kini membidik posisi tiga besar dengan target perolehan 118 hingga 128 medali emas.

Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi, mengatakan target tersebut disusun berdasarkan perhitungan kemampuan atlet dan peluang medali dari cabang olahraga yang diikuti. Ia tidak ingin menetapkan sasaran hanya berdasarkan ambisi tanpa melihat kondisi di lapangan.

Hal itu disampaikan Reza saat pelepasan kontingen Kabupaten Bekasi di Gedung Wibawa Mukti, Kamis (5/11/2026).

“Kalau membicarakan target harus realistis. Kita harus melihat potensi yang ada dan tidak memaksakan sesuatu di luar kemampuan,” ujar Reza.

Untuk menghadapi Porprov kali ini, Kabupaten Bekasi menyiapkan sekitar 1.300 orang yang terdiri atas 750 atlet serta pelatih dan ofisial. Kontingen tersebut akan berlaga di 49 cabang olahraga, sementara sembilan cabang lainnya mengikuti pertandingan secara mandiri.

Reza menjelaskan, tidak semua cabang olahraga diikuti karena KONI lebih mengutamakan peluang meraih medali. Tim pembinaan dan prestasi (Binpres) telah melakukan pemetaan sebelum menentukan cabang olahraga yang diberangkatkan.

“Kami mengirimkan cabang olahraga berdasarkan analisis potensi medali. Yang diberangkatkan adalah cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang memberikan hasil terbaik,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, sejumlah atlet sudah menunjukkan hasil positif dengan berhasil melaju ke babak final. Capaian tersebut menjadi penyemangat bagi kontingen untuk terus mengejar hasil terbaik.

Menurut Reza, persiapan menghadapi kompetisi dilakukan dengan memperhatikan keterbatasan anggaran. Karena itu, pengelolaan dana harus dilakukan secara cermat agar kebutuhan atlet tetap terpenuhi tanpa mengabaikan prinsip efisiensi.

“Yang harus dilakukan adalah efektif dan efisien. Kalau tidak efektif dan tidak efisien, itu salah manajemen,” ujarnya.

KONI bersama pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan bagi para atlet, mulai dari pencairan uang saku hingga pemberian bonus sesuai mekanisme yang berlaku. Reza menyebut pihaknya berencana mendatangi lokasi pertandingan untuk memberikan dukungan langsung bersama jajaran pendamping kontingen atau Chef de Mission (CdM).

Tutup