Viral, Rumah Dinas Diduga Kepala Lapas Digerebek

Rekaman tersebut memicu perhatian publik setelah petugas menemukan seorang perempuan berusia 19 tahun berada di dalam salah satu kamar rumah dinas tersebut.

Sebuah video yang memperlihatkan penggerebekan rumah dinas yang diduga ditempati seorang pejabat lembaga pemasyarakatan (lapas) viral di media sosial. Rekaman tersebut menyita perhatian publik setelah petugas menemukan seorang perempuan muda berada di dalam salah satu kamar rumah dinas tersebut.

Dalam video yang beredar, penggerebekan dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan atas dugaan pelanggaran disiplin serta dugaan penyalahgunaan fasilitas negara. Sejumlah petugas tampak mendatangi rumah dinas dan melakukan pemeriksaan di beberapa ruangan.

Setelah pintu kamar dibuka, seorang perempuan terlihat keluar sambil berusaha menutupi wajahnya. Petugas kemudian meminta keterangan mengenai identitas dan hubungannya dengan pejabat yang diduga menempati rumah dinas tersebut.

Perempuan itu mengaku berusia 19 tahun, belum menikah, dan telah berada di rumah dinas selama kurang lebih dua pekan. Saat ditanya mengenai status hubungannya dengan pejabat tersebut, ia menyebut dirinya hanya dianggap sebagai “adik angkat.”

Dalam percakapan yang terekam video, perempuan tersebut juga mengakui mengetahui bahwa pejabat yang dimaksud telah memiliki istri. Keterangan itu kemudian menjadi salah satu perhatian petugas yang melakukan pemeriksaan.

Petugas menilai seorang aparatur sipil negara, khususnya pejabat pemasyarakatan, memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas serta menjadi teladan dalam penggunaan fasilitas negara, termasuk rumah dinas yang disediakan pemerintah.

Mereka menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran akan diproses sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku apabila ditemukan adanya pelanggaran disiplin maupun aturan lainnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai identitas pejabat yang terekam dalam video tersebut maupun hasil pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran yang menjadi dasar penggerebekan.

Informasi yang beredar saat ini masih bersumber dari rekaman video yang viral di media sosial. Oleh karena itu, seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai terdapat penjelasan resmi atau hasil pemeriksaan dari instansi yang berwenang.

Kasus ini terus menjadi perhatian publik dan memicu berbagai tanggapan di media sosial. Masyarakat kini menantikan klarifikasi resmi dari pihak terkait untuk memastikan kronologi, status para pihak yang terlibat, serta tindak lanjut atas dugaan penyalahgunaan rumah dinas tersebut.

Tutup