Viral Pagar Besi di Mal, Pakuwon: Murni Demi Keamanan

Mal Pakuwon Group.

Pakuwon Group akhirnya memberikan penjelasan terkait pemasangan pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter di sejumlah pusat perbelanjaannya di Surabaya yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Manajemen menegaskan langkah tersebut tidak berkaitan dengan isu krisis ekonomi maupun kekhawatiran akan potensi kerusuhan atau penjarahan.

Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, mengatakan pembangunan pagar merupakan bagian dari program peningkatan keamanan, keselamatan pengunjung, sekaligus peremajaan fasilitas di masing-masing pusat perbelanjaan.

Menurut Sutandi, pemasangan pagar dilakukan secara bertahap di empat mal milik perusahaan, yakni Pakuwon Mall Surabaya, Tunjungan Plaza, Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall. Ia menekankan bahwa setiap lokasi memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga alasan pembangunan pagar tidak bisa disamakan.

Di Pakuwon Mall Surabaya, pagar dipasang setelah pembangunan Radial Road di sekitar kawasan mal. Keberadaan pagar disebut bertujuan meningkatkan keselamatan pejalan kaki dan mengurangi potensi kecelakaan di area tersebut.

Sementara itu, Royal Plaza dan Pakuwon City Mall melakukan penggantian pagar lama yang telah digunakan hampir satu dekade. Menurut manajemen, kondisi pagar sebelumnya mulai mengalami korosi sehingga diganti dengan material yang lebih kokoh sebagai bagian dari program peremajaan aset perusahaan.

Berbeda dengan tiga mal lainnya, pembangunan pagar di Tunjungan Plaza disebut memiliki pertimbangan keamanan yang lebih spesifik. Lokasi pusat perbelanjaan tersebut berdekatan dengan Gedung Negara Grahadi yang kerap menjadi titik berlangsungnya aksi unjuk rasa.

“Kalau di TP ini memang sekalian kami bangun pagar untuk pengamanan kalau ada aksi di Grahadi. Daripada pihak keamanan harus bolak-balik menggeret barikade,” kata Sutandi.

Ia juga membantah anggapan yang berkembang di media sosial bahwa pemasangan pagar berkaitan dengan kondisi ekonomi nasional yang memburuk. Menurutnya, kinerja bisnis Pakuwon Group justru menunjukkan hasil positif sepanjang semester pertama 2026.

“Kalau ekonomi tidak baik-baik saja, justru sebenarnya Pakuwon Group ini sedang bagus di semester pertama tahun 2026 ini,” ujarnya.

Sebagai perusahaan terbuka, lanjut Sutandi, seluruh laporan keuangan Pakuwon Group dapat diakses publik sehingga kondisi bisnis perusahaan dapat diketahui secara transparan.

Menutup keterangannya, manajemen mengapresiasi perhatian masyarakat terhadap pembangunan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan tersebut. Pakuwon menegaskan pemasangan pagar murni dilakukan untuk meningkatkan keamanan, keselamatan pengunjung, serta memperbarui fasilitas yang telah memasuki masa peremajaan, bukan sebagai respons terhadap isu krisis ekonomi ataupun potensi gangguan keamanan yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Tutup