Tengku Dewi Putri Jadi DJ
Tengku Dewi Putri kembali menjalani profesinya sebagai disc jockey (DJ) setelah sempat vakum dari dunia musik. Keputusan tersebut diambil setelah ia resmi bercerai dari Andrew Andika dan kini menjalani peran sebagai orang tua tunggal bagi kedua anaknya.
Dewi memilih kembali menekuni dunia DJ karena mempertimbangkan waktu kerja yang dinilainya lebih fleksibel. Selain dapat disesuaikan dengan aktivitasnya sebagai ibu, profesi tersebut juga bukan hal baru bagi dirinya.
Sebelum menikah, Dewi diketahui pernah aktif sebagai DJ. Setelah berumah tangga, ia memilih berhenti sementara dari aktivitas tersebut untuk fokus pada kehidupan keluarga.
“Aku itu memang dulu sempat nge-DJ sebelum berumah tangga dan setelah itu aku memutuskan vakum dan terjun lagi sekarang,” kata Tengku Dewi Putri.
Menurut Dewi, saat ini dirinya memang memiliki sejumlah pilihan pekerjaan di dunia hiburan. Salah satunya adalah tawaran untuk kembali tampil dalam produksi sinetron atau film.
Namun, jadwal syuting yang cenderung panjang membuat Dewi mempertimbangkan kembali tawaran tersebut. Ia mengaku tidak ingin kesibukan pekerjaan mengurangi waktunya bersama anak-anak.
“Kalau tawaran syuting itu ada, tapi waktunya itu kan pagi ke pagi, hampir gak ada waktu aku untuk anak,” ujarnya.
Berbeda dengan pekerjaan di lokasi syuting, Dewi menilai aktivitas sebagai DJ lebih mudah disesuaikan dengan rutinitas keluarga. Penampilannya biasanya berlangsung pada malam hari ketika anak-anaknya sudah beristirahat.
“Kalau DJ itu kan emang waktunya itu malam hari, anak-anakku udah tidur, dan paling waktunya juga cuma dua jam. Lebih fleksibel,” terang Dewi.
Selain faktor waktu, kecintaan terhadap musik juga menjadi alasan Dewi kembali tampil sebagai DJ. Ia mengatakan dunia musik sudah menjadi bagian dari dirinya sejak lama.
Bagi Dewi, tampil sebagai DJ bukan hanya berkaitan dengan pekerjaan, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk melepas penat dari berbagai aktivitas yang dijalani sehari-hari.
“Dunia aku itu memang musik ya, salah satunya itu DJ, bisa jadi stress release atau self healing juga buat aku pribadi,” jelasnya.
Dewi juga menilai profesi DJ kini tidak selalu identik dengan hiburan malam. Menurutnya, musik DJ telah digunakan dalam berbagai aktivitas, termasuk kegiatan olahraga yang menjadi salah satu aktivitas yang ia sukai.
“DJ itu gak harus dunia malam gitu, sekarang kan olahraga-olahraga gitu juga biasa pakai musik DJ, kebetulan akupun suka olahraga,” lanjutnya.
Dengan kembali menekuni profesi tersebut, Dewi berusaha membagi waktunya antara pekerjaan dan tanggung jawab sebagai orang tua. Ia berharap aktivitas sebagai DJ dapat tetap memberikan ruang untuk berkarya sekaligus memenuhi kebutuhan keluarga tanpa harus kehilangan waktu bersama anak-anaknya.




