Sebar Video Syur Wanita Kebaya Merah Bisa Dipenjara

Tangkapan layar diblur

terkenal.co.id – Ancaman hukuman menanti bagi pemain dan penyebar video wanita kebaya merah berdurasi 16 menit. Pasalnya, penyebar video viral mesum dapat kena sanksi pidana dan denda hingga miliaran rupiah.

Baru-baru ini heboh soal tersebarnya video panas wanita kebaya merah di kamar hotel.

Link video wanita kebaya merah itu sampai diburu oleh warganet di media sosial. Pasalnya, video wanita kebaya merah itu dikabarkan memiliki kualitas HD dengan durasi yang cukup lama yakni 16 menit.

Padahal tertera jelas bahwa sudah ada hukum di Indonesia yang mengatur tentang pornografi jauh sebelum video mesum wanita berkebaya merah ini viral.

Terlebih dengan mudahnya tautan video mesum tersebut di-share dengan gampang oleh sederet netizen di media sosial.

Untuk mengetahui secara pasti perihal hukum apa yang dapat dikenakan menjadi sanksi terhadap orang yang share video tersebut.

Dilansir dari laman Hukum Online, pada Pasal 4 ayat (1) UU Pornografi memiliki bunyi seperti berikut ini.

“Melarang setiap orang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat: (1) persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang; (2) kekerasan seksual; (3) masturbasi atau onani; (4) ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan; (5) alat kelamin; atau (6) pornografi anak”.

Pelaku pelanggar Pasal 4 ayat (1) UU Pornografi diancam pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250 juta dan paling banyak Rp6 miliar.

Selain itu hukuman penyebar gambar dan video pornografi juga bisa dikenai Pasal 27 ayat (1) UU ITE yang berbunyi tentang larangan:

“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan”.

Pelanggar pasal di atas dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Agar pelaku dapat dijerat dengan pasal ini, ada hal-hal yang harus diperhatikan bahwa:

(1) konten melanggar kesusilaan yang ditransmisikan dan/atau didistribusikan atau disebarkan dapat dilakukan dengan cara pengiriman tunggal ke orang perseorangan maupun kepada banyak orang (dibagikan, disiarkan, diunggah, atau di-posting).(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup