Pandji Pragiwaksono Penuhi Panggilan Bareskrim

Pandji Pragiwaksono

Komika sekaligus penulis Pandji Pragiwaksono kembali menjadi sorotan setelah memenuhi panggilan penyidik di Bareskrim Polri pada Senin (9/3/2026). Kehadirannya berkaitan dengan laporan dugaan penghinaan terhadap adat masyarakat Toraja yang berasal dari materi stand up comedy yang ia bawakan lebih dari satu dekade lalu.

Kasus tersebut merujuk pada materi dalam pertunjukan stand up bertajuk Mesakke Bangsaku yang dibawakan Pandji pada 2013. Dalam materi itu, beberapa bagian dianggap menyinggung nilai budaya serta martabat adat masyarakat Toraja.

Sebelum proses hukum berlanjut, Pandji diketahui telah menjalani sanksi adat langsung di wilayah Toraja sebagai bentuk pertanggungjawaban moral. Prosesi tersebut merupakan bagian dari mekanisme penyelesaian secara adat yang dihadiri tokoh masyarakat setempat.

Meski telah mengikuti sidang adat dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Toraja, proses hukum terhadap laporan yang masuk tetap berjalan. Oleh karena itu, Pandji memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber untuk memberikan keterangan.

Dalam keterangannya kepada media, Pandji menyatakan akan mengikuti seluruh tahapan hukum yang berlaku. Ia juga mengaku percaya bahwa proses yang berjalan pada akhirnya akan memberikan kejelasan terhadap perkara yang sedang dihadapinya.

“Saya jalani saja prosesnya. Saya percaya dengan proses yang berjalan. Saya juga bersyukur karena diberi kesempatan bertemu langsung dengan masyarakat adat,” ujar Pandji.

Pandji menilai pengalaman menjalani sidang adat di Toraja menjadi momen yang sangat berkesan baginya. Ia mengatakan proses tersebut berlangsung secara terbuka dan melibatkan berbagai unsur masyarakat adat.

Menurutnya, sidang adat tersebut dihadiri perwakilan dari 32 wilayah adat Toraja serta para tetua adat yang bertindak sebagai hakim dalam proses tersebut. Kehadiran para tokoh adat tersebut membuat proses yang dijalaninya terasa sah dan memiliki legitimasi kuat.

Pandji juga mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut memberinya banyak pelajaran penting, terutama terkait sensitivitas budaya dalam materi komedi yang ia tulis dan bawakan.

Ke depan, ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam menyusun materi stand up comedy agar tidak menyinggung nilai-nilai budaya tertentu. Ia menegaskan bahwa pengalaman tersebut menjadi pengingat penting bagi dirinya sebagai komika.

Sementara itu, Pandji mengaku hingga kini belum sempat bertemu langsung dengan pihak yang melaporkannya ke polisi. Namun ia tidak menutup kemungkinan untuk melakukan mediasi jika memang ada ruang dialog yang dapat mempertemukan kedua pihak.

Berita Lainnya

0
Azizah Salsha Cabut Laporan
0
Ustaz Solmed Laporkan Akun
0
Nikita Mirzani Rugi Besar
Tutup