Menkeu Yakin Harga Pertamax Bakal Turun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, termasuk Pertamax, berpotensi mengalami penurunan seiring meredanya ketegangan geopolitik dan melemahnya harga minyak dunia.
Menurut Purbaya, tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diperkirakan akan menekan harga minyak mentah global, yang pada akhirnya berdampak terhadap harga BBM nonsubsidi di dalam negeri.
“Saya yakin dengan potensi menurunnya harga minyak dunia, harga Pertamax dan lain-lain pun akan turun sehingga pondasi pertumbuhan ekonomi kita akan semakin kuat,” ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI, Senin (22/6).
Ia menjelaskan, lonjakan harga minyak dunia akibat meningkatnya tensi geopolitik sebelumnya menjadi tantangan bagi perekonomian nasional.
“Ketika ketidakpastian meningkat seperti kemarin, harga minyak dunia tinggi sekali, kita dalam ujian yang berat,” katanya.
Purbaya menilai kondisi ekonomi Indonesia berpeluang membaik pada kuartal II 2026 apabila tren penurunan harga minyak dunia terus berlanjut.
Menurutnya, setelah melewati periode penuh ketidakpastian, pemerintah kini dapat lebih fokus memperkuat fondasi ekonomi agar pertumbuhan nasional menjadi lebih optimal.
“Kalau dilihat dari data yang sekarang, sepertinya kita sudah melewati masa ujian itu. Ke depan, tinggal memperbaiki pondasi yang sudah ada supaya dengan perbaikan yang ada, kita bisa tumbuh lebih optimal,” pungkasnya.



