Jumlah Penumpang KAI Daop 6 Naik 115 Persen di Semester I 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama Semester I 2026. Hingga 30 Juni 2026, sebanyak 6.921.638 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh di wilayah Daop 6, atau meningkat 115 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 3.214.621 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan dari total tersebut, sebanyak 3.463.731 pelanggan berangkat dari stasiun di wilayah Daop 6, sedangkan 3.457.907 pelanggan merupakan penumpang yang datang atau turun di wilayah tersebut.
Menurut Feni, peningkatan jumlah penumpang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari meningkatnya aspek keselamatan perjalanan, modernisasi sarana dan prasarana, peningkatan kualitas layanan, profesionalisme petugas, program diskon tarif, hingga pengoperasian kereta tambahan.
Selain itu, tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur nasional, hari besar keagamaan, dan rangkaian long weekend sepanjang awal tahun turut mendorong peningkatan penggunaan transportasi kereta api.
“Kenaikan jumlah pelanggan pada Semester I 2026 menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Kami akan terus menjaga kualitas pelayanan, meningkatkan keselamatan perjalanan, serta menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan,” ujar Feni.
Ia menambahkan, pertumbuhan jumlah pelanggan juga didukung oleh semakin baiknya integrasi layanan antarmoda serta berbagai inovasi digital yang dikembangkan KAI. Beberapa di antaranya adalah layanan boarding berbasis face recognition, fitur carbon footprint pada aplikasi Access by KAI, serta program loyalitas pelanggan yang dinilai semakin meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.
Berdasarkan data Semester I 2026, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi, yakni mencapai 1.623.339 pelanggan. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Lempuyangan dengan 747.633 pelanggan, disusul Stasiun Solo Balapan sebanyak 590.185 pelanggan.
Sementara untuk volume kedatangan, Stasiun Yogyakarta juga menjadi yang tertinggi dengan 1.595.413 pelanggan, diikuti Stasiun Lempuyangan sebanyak 747.837 pelanggan, dan Stasiun Solo Balapan yang melayani 633.500 pelanggan selama enam bulan pertama 2026.
KAI Daop 6 optimistis tren pertumbuhan penumpang akan terus berlanjut pada Semester II 2026. Meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api untuk perjalanan bisnis, wisata, maupun keluarga diyakini menjadi pendorong utama pertumbuhan tersebut.
Feni menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. Menurutnya, KAI akan terus meningkatkan kualitas operasional, fasilitas stasiun, serta inovasi layanan yang berorientasi pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang semakin andal, aman, nyaman, dan berkualitas untuk mendukung mobilitas masyarakat secara berkelanjutan,” kata Feni.
“Berbagai inovasi dan peningkatan layanan akan terus dilakukan demi memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,” pungkasnya.




