Jack Fowler dari Love Island Hampir Meninggal Setelah Reaksi Alergi Selama Penerbangan

[ad_1]

Pulau Cinta bintang Jack Fowler mengatakan dia hampir meninggal menyusul reaksi alergi yang parah selama penerbangan ke Dubai.

Pada tanggal 17 Juni, pria berusia 28 tahun ini memposting di Instagram yang mengungkapkan bahwa ia dibawa ke rumah sakit setelah makan kari ayam yang ia duga mengandung kacang, dan menyerukan kepada maskapai penerbangan atas kekhawatiran kesehatannya setelah mengklaim bahwa ia memberi tahu pramugari tentang alergi kacang yang ia alami. sebelumnya.

“Saya memposting ini karena orang-orang harus menyadari betapa buruknya alergi makanan dan kelalaian total dari maskapai @emirates,” tulisnya.

Emirates tidak segera menanggapi permintaan komentar ORANG.

“Saya memberi tahu pramugari saya tentang alergi kacang dua kali sebelum diberi kari ayam. Saya tidak dikasih menu untuk dipilih, malah saya ditanya langsung mau ayam atau ikan. Saya memilih ayam,” jelas Fowler. Dia lebih lanjut menuduh, “Ketika saya meminta ayam, saya memberi tahu pembawa acara bahwa saya sangat alergi terhadap semua kacang. Saya kemudian diberitahu bahwa tidak ada kacang di dalam kari ayam.”

Jack Fowler.
Jack Fowler/Instagram

 

“Ketika saya menerima makanan tersebut, saya bertanya lagi kepada pramugari yang sama untuk memastikannya, dan sekali lagi diberitahu bahwa makanan tersebut tidak termasuk kacang. Mempercayai pramugari saya, saya mulai makan kari ayam. Tenggorokan saya langsung tersumbat dan pernapasan menjadi sangat sulit,” lanjutnya. “Saya bilang ke pramugari saya tidak bisa bernapas dan ada kacang di makanannya. Saya diberitahu bahwa tidak ada kacang di dalam kari ayam LAGI.”

Fowler mengatakan bahwa temannya kemudian meminta untuk melihat menu tersebut dan segera melihat bahwa di dalamnya dengan jelas disebutkan bahwa hidangan tersebut adalah “kari ayam krim dengan kacang mete,” membagikan foto menu tersebut di postingannya.

“Hal ini membuat saya memiliki kemungkinan besar untuk meninggal di pesawat karena saya tahu saya memerlukan perawatan darurat segera,” lanjutnya. “Saya diberi lima tangki Oksigen, serta pemberian Adrenaline Pen (Epi Pen). Saya mengatakan kepada supervisor penerbangan ‘Jika Anda tidak segera mendaratkan pesawat ini, saya akan mati di pesawat ini’. Hal ini kemudian menyebabkan pilot mempercepat perjalanannya.”

Jack Fowler.
Jack Fowler/Instagram

 

Begitu Fowler mendarat di Dubai, dia dilarikan ke rumah sakit bandara untuk perawatan tambahan.

Bintang reality show tersebut mengatakan bahwa tindakan maskapai tersebut “tidak dapat diterima” dan dia berharap maskapai penerbangan dan awak kabin lain belajar dari pengalamannya.

“Kami menaiki penerbangan Anda dan mempercayai awak kabin untuk membantu kami dalam penerbangan yang aman,” tutupnya. “Lebih berhati-hati.”

“Saya bisa saja meninggal dalam penerbangan saya,” tambah Fowler di Instagram Stories-nya, sambil menandai maskapai tersebut. Dia mengklaim, “Kelalaian total dari tuan rumah Anda membuat saya berada dalam kondisi ini. Memberitahu saya makanan Anda tidak mengandung kacang padahal mengandung kacang. Apa yang diperlukan sampai orang-orang menganggap serius alergi makanan.”

[ad_2]
Sumber: people-com

Berita Lainnya

Tutup