Herawati dan Erin Damai?

Erin.

Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan mantan asisten rumah tangga (ART) Herawati dan Rien Wartia Trigina atau Erin Wartia masih bergulir. Di tengah proses hukum yang berjalan, Herawati kini membuka peluang penyelesaian secara damai melalui mekanisme restorative justice.

Meski sebelumnya Erin Wartia disebut menolak upaya perdamaian, Herawati justru mengaku siap menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Namun, ia mengajukan sejumlah syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

“Sebenarnya sih bersedia memaafkan, yang penting kan ada iktikad baiknya dari pihak sana,” kata Herawati.

Herawati menjelaskan bahwa syarat pertama yang diinginkannya adalah permintaan maaf secara langsung dari Erin Wartia atas dugaan perlakuan yang dialaminya.

“Permintaan maaf dari Bu Erin, dan jangan mengulanginya lagi,” ujarnya.

Selain itu, Herawati juga meminta agar seluruh hak pribadinya yang masih berada di kediaman mantan majikannya dapat dikembalikan. Ia mengaku masih memiliki sejumlah barang yang belum diterima, termasuk telepon genggam, pakaian, dompet, serta gaji yang belum dibayarkan.

“Saya mintanya hak saya, seperti handphone, gaji 28 hari, baju dan dompet saya yang masih ada di sana,” kata Herawati.

Menurutnya, apabila seluruh syarat tersebut dipenuhi, ia bersedia mencabut laporan dugaan penganiayaan yang saat ini ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.

Dalam proses penyelesaian perkara ini, Herawati juga telah menggandeng pengacara Deolipa Yumara. Kehadiran Deolipa disebut untuk membantu proses komunikasi dan membuka peluang tercapainya restorative justice antara kedua belah pihak.

Deolipa menjelaskan bahwa penyelesaian melalui restorative justice tidak selalu harus dilakukan di ruang persidangan. Menurutnya, keadilan dapat tercapai apabila kedua pihak menemukan titik temu dan menyelesaikan persoalan secara baik-baik.

“Kalau terjadi restorative justice, ada hal-hal khusus yang dilaksanakan di belakang layar. Keadilan tidak selalu harus dicapai melalui persidangan, tetapi ketika kedua belah pihak menemukan kesepahaman dan penyelesaian yang adil,” ujar Deolipa.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan terbaru dari pihak Erin Wartia terkait syarat perdamaian yang diajukan Herawati. Namun, peluang penyelesaian secara kekeluargaan masih terbuka apabila kedua belah pihak mencapai kesepakatan.

Berita Lainnya

Sarwendah Minta Maaf

Ardi Priana
0
Sarwendah Minta Maaf
0
Clara Shinta Bantah Tuduhan
0
Olla dan Tristan Bahas Nikah
Tutup