Ade Kuswara Kunang Bersama Sang Isteri Mencoblos di TPS 13 Cikarang Selatan

Ade terlihat bersama sang isteri didampingi istri, pada Pilkada Kabupaten Bekasi ini, Ade maju dengan didampingi Asep Surya Atmaja sebagai calon wakil bupati. Paslon ini diusung PDI Perjuangan, PPP, PBB, Partai Buruh, Perindo dan Partai Gerindra. Ade-Asep bersaing dengan dua paslon lainnya yakni Dani Ramdan-Romli (nomor urut 1) dan BN Holik-Faizal Hafan (nomor urut 2).

Ade Kuswara Kunang, Calon Bupati Bekasi nomor urut 3 memberikan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 13 Desa Sukadami Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Rabu (27/11/2024)

Ade terlihat bersama sang isteri didampingi istri, pada Pilkada Kabupaten Bekasi ini, Ade maju dengan didampingi Asep Surya Atmaja sebagai calon wakil bupati. Paslon ini diusung PDI Perjuangan, PPP, PBB, Partai Buruh, Perindo dan Partai Gerindra. Ade-Asep bersaing dengan dua paslon lainnya yakni Dani Ramdan-Romli (nomor urut 1) dan BN Holik-Faizal Hafan (nomor urut 2).

Tidak ada seremoni khusus saat Ade mencoblos. Mantan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini hanya berjalan berjalan bersama isteri menuju TPS yang tidak jauh dari kediamannya.

Kepada wartawan, Ade mengaku tenang telah menyelesaikan seluruh rangkaian kampanye hingga akhirnya bisa mengikuti pencoblosan. “Alhamdulillah bisa menyelesaikan, tadi sudah pencoblosan, sekarang tim sedang bersiap melakukan penghitungan secara internal,” ucap dia.

Di sepanjang masa tenang, Ade mengaku fokus melakukan pemetaan suara di lapangan. Dia bersama cawabup Asep membagi dua wilayah pemenangan. “Jadi kami sudah melakukan pemetaan, bagi dua degan Pak Asep. Pak Asep sendiri focus di delapan kecamatan, sedangkan saya di 15 kecamatan. Hitungan kami, kami optimis,” ucap dia.

Dari hasil penghitungan internal, Ade optimis bisa memenangkan Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. Dia meyakini mampu meraup sedikitnya 65 persen suara. “Hitungan kami bisa dapat 65 persen suara. Kami optimis,” ucap dia.

Sementara itu, disinggung tentang hasil survey yang menempatkannya di posisi buncit, Ade enggan terlalu memikirkannya. Menurut dia, hasil survey tidak bisa menggambar bukti suara di lapangan. “Survei hanyalah survey, saya tidak memikirkan itu. Hasilnya akhirnya di sini, ada 4.300 TPS yang harus dimenangkan,” ucap dia.

Tutup