“Bruce Springsteen & John Legend Tampil di Reli Harris di Philadelphia”.
[ad_1]
Bruce Springsteen dan John Legend sekali lagi memberikan dukungan mereka kepada Kamala Harris, dengan artis-artis terkenal tersebut muncul di rapat umum calon dari Partai Demokrat di Philadelphia pada Minggu (28 Oktober).
Terjadi hanya satu hari setelah kampanye Donald Trump di Madison Square Garden yang banyak difitnah di New York City pada hari Sabtu (27 Oktober), suasana kampanye Partai Demokrat kurang berpusat pada perpecahan dan retorika, dan malah fokus pada persatuan.
Selain pidato Walikota Philadelphia Cherelle Parker, Senator Pennsylvania Bob Casey, dan mantan Presiden Barack Obama, acara di Liacouras Center Universitas Temple juga menampilkan beberapa lagu yang dibawakan oleh Legend dan Springsteen.
Penampilan Legend menampilkan empat lagu, termasuk lagu-lagu seperti “Ordinary People”, “Glory”, sebuah cover dari “Wake Up Everyone” milik Harold Melbin & The Blue Notes, dan “A Change Is Gonna Come” milik Sam Cooke versi Legend sendiri.
“Saat ini kita menghadapi peluang sekali seumur hidup, sekali dalam satu generasi,” kata Legend kepada hadirin. “Kesempatan untuk memilih sesuatu yang lebih baik, lebih berani, lebih cerah, untuk memilih kemajuan dan penyembuhan.”
Set akustik tiga lagu milik Springsteen menyusul, dibuka dengan membawakan lagu “The Promised Land” tahun 1978, dan menampilkan versi “Land of Hope and Dreams” tahun 2001. Springsteen menutup penampilannya dengan membawakan lagu “Dancing in the Dark,” yang mencapai No. 2 di Billboard Hot 100 pada tahun 1984 dan menandai lagu dengan charting tertinggi dalam karirnya.
Sebelum penampilannya yang terakhir, Springsteen memberikan perhatian khusus kepada Legend, dengan menyatakan bahwa dia “membuat versi terindah dari lagu ini yang pernah saya dengar”.
“Saya memahami bahwa orang-orang mempunyai pendapat berbeda mengenai berbagai hal, namun pemilu kali ini adalah tentang sekelompok orang yang secara mendasar ingin melemahkan cara hidup orang Amerika,” kata Springsteen kepada mereka yang hadir pada rapat umum tersebut. “Donald Trump tidak memahami negara ini, sejarahnya, atau apa artinya menjadi orang Amerika.”
Kemunculan Springsteen di rapat umum Philadelphia terjadi hanya beberapa hari setelah dia hadir di rapat umum Harris di Georgia, di mana dia mengatakan kepada para pendukungnya bahwa meskipun Harris “mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat ke-47, Donald Trump mencalonkan diri untuk menjadi tiran Amerika” .
[ad_2]
Sumber: billboard.com







