Pemkab Bekasi Siap Distribusikan 755 Ribu Ton Beras Murah untuk Operasi Pasar
terkenal.co.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi distribusikan 755 ribu ton beras dari Bulog dengan harga murah dalam rangka operasi pasar guna mengendalikan harga komoditas tersebut.
Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, stabilisasi harga itu diperlukan guna mengendalikan laju inflasi. Ia berharap operasi pasar itu dapat membantu masyarakat Bekasi karena beras merupakan salah satu kebutuhan pokok.
“Usaha pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah ini, diharapkan juga dapat membantu masyarakat di bulan Ramadan hingga jelang Idul Fitri nanti,” kata Dani Ramdan.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yanti. Menurutnya, pihaknya akan terus berupaya mengatasi kenaikan harga beras agar sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkam oleh pemerintah.
“Jika harga beras masih tinggi, kami akan tetap membantu masyarakat melalui operasi pasar yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, dalam operasi pasar itu, beras medium dijual dengan harga Rp 13.000 per kilogram. Harga itu berada di bawah harga eceran pasar yakni Rp 14.500 per kilogram.
“Jadi setelah kita melakukan operasi pasar, sudah ada penurunan terhadap harga beras meskipun belum signifikan,” jelasnya.
“Tapi jika seandainya harga beras sudah kembali ke HET, maka operasi pasar akan kami berhentikan agar pedagang juga tidak rugi,” imbuhnya.
Sementara itu, Helmi Yanti memastikan bahwa stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di gudang Bulog Karawang dalam kondisi yang aman dan mencukupi.
“Kami mengimbau masyarakat supaya tidak melakukan pembelian panik dan belanjalah seperlunya, karena stok beras masih cukup di Gudang Bulog,” tandasnya.
Selain itu, Helmi menyebut, stok beras SPHP di gudang Bulog Karawang masih tercukupi, sehingga masyarakat tidak perlu panik dan tetap tenang dalam menyikapi fenomena kenaikan harga beras.
“Kami mengimbau masyarakat supaya tidak melakukan pembelian panik dan belanjalah seperlunya, karena stok beras masih cukup di gudang Bulog,” tandasnya.




