Gen Z Kabupaten Bekasi Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Generasi muda di Kabupaten Bekasi didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam menghadapi persaingan global, terutama melalui penguasaan teknologi, pengembangan kreativitas, dan lahirnya karya yang berdampak bagi masyarakat.
Ketua Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Bekasi, Aboy Maulana, mengingatkan agar peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut perlu dimaknai sebagai dorongan bagi anak muda, khususnya Generasi Z, untuk menghasilkan perubahan nyata.
Aboy menilai tantangan pemuda saat ini berbeda dengan generasi yang mencetuskan Sumpah Pemuda pada 1928. Jika kala itu persatuan menjadi landasan untuk membangun identitas kebangsaan, generasi muda masa kini perlu memperkuat daya saing melalui inovasi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Gen Z punya energi luar biasa dan akses informasi tanpa batas. Jangan cuma terjebak ikut-ikutan tren atau sekadar FOMO di media sosial, tapi jadikan platform digital tempat kamu bikin perubahan nyata. Anak muda Kabupaten Bekasi harus siap jadi kreator, pemikir, dan pemenang di era digital,” ujar Aboy di Bekasi.
Ia juga mendorong anak muda agar tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi mampu memanfaatkan ruang digital untuk membangun jejaring, mengembangkan gagasan, dan memperluas peluang usaha. Kolaborasi antarpemuda dinilai dapat membuka ruang bagi tumbuhnya karya lokal serta wirausaha kreatif yang berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
Di tengah derasnya arus informasi, Aboy menekankan pentingnya sikap kritis dan integritas. Menurutnya, kemampuan teknologi perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab serta nilai moral agar kemajuan digital tidak sekadar melahirkan tren, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Pemuda ICMI Kabupaten Bekasi, lanjut Aboy, membuka ruang bagi generasi muda untuk memperluas jaringan, bertukar gagasan, dan menjalankan kegiatan yang berorientasi pada kemajuan daerah.




