Jokowi Belum Ubah Arahan Dukungan Prabowo-Gibran

Jokowi. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengenai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 kembali menjadi perhatian. Setelah sebelumnya menyatakan telah mengarahkan relawan untuk mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selama dua periode, Jokowi kini menekankan bahwa pemilu masih jauh dan semua pihak sebaiknya fokus bekerja untuk rakyat.

Pernyataan terbaru itu disampaikan Jokowi pada Jumat (9/10/2026), saat ditanya mengenai peluang Prabowo-Gibran melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua.

“Pemilu masih jauh,” kata Jokowi, sebagaimana dikutip pada Sabtu (10/10/2026).

Ketika kembali ditanya mengenai Pilpres 2029, Jokowi meminta seluruh pihak mengutamakan pekerjaan saat ini, baik di pemerintahan maupun dalam aktivitas politik.

“Masih jauh 2029, semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja di pemerintahan, kerja untuk rakyatlah semuanya,” ujarnya.

Jawaban tersebut berbeda dengan pernyataan Jokowi pada September 2025. Saat itu, ia secara terbuka menyebut telah memberikan arahan kepada para relawan agar mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua periode.

“Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu (dukung Prabowo-Gibran dua periode),” ujar Jokowi pada Jumat (19/9/2025), sebagaimana diberitakan detikJateng.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Jokowi dimintai tanggapan mengenai dukungan kepada Prabowo-Gibran dari relawan, termasuk Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP).

Perbedaan penekanan antara kedua pernyataan itu memunculkan perhatian terhadap sikap Jokowi menjelang kontestasi politik 2029. Namun, pernyataan terbaru mengenai pemilu yang masih jauh tidak secara eksplisit menyebut pencabutan atau perubahan arahan dukungan sebelumnya.

Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay, mengatakan organisasinya masih menjalankan arahan yang pernah disampaikan Jokowi. Menurut Willem, hingga saat ini belum ada instruksi baru yang mengubah sikap tersebut.

“Ya kami Bara JP karena perintahnya dua periode, ya kami menjalankan. Belum ada perintah baru,” kata Willem pada Jumat (9/10/2026).

Willem juga menilai pernyataan Jokowi mengenai Pemilu 2029 perlu dipahami sesuai konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya. Karena itu, ia tidak menganggap jawaban tersebut sebagai penanda bahwa arahan dukungan kepada Prabowo-Gibran telah berubah.

Dengan demikian, Bara JP menyatakan masih berpegang pada instruksi sebelumnya sembari menunggu apabila terdapat arahan baru.

Perkembangan ini memperlihatkan bahwa wacana keberlanjutan kepemimpinan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2029 telah menjadi bahan pembicaraan di kalangan relawan dan ruang publik. Meski demikian, berdasarkan pernyataan yang disampaikan, belum ada pernyataan eksplisit dari Jokowi yang menyatakan mencabut dukungan dua periode yang pernah ia sampaikan.

Tutup