Demian Bantah Isu KDRT
Setelah membina rumah tangga selama kurang lebih 12 tahun, Sara Wijayanto dan Demian Aditya resmi mengakhiri pernikahan mereka. Keduanya memilih menyampaikan langsung keputusan tersebut kepada publik melalui video yang diunggah di kanal YouTube.
Dalam penjelasannya, Sara menyebut perpisahan bukan keputusan yang diambil secara mendadak. Ia dan Demian telah melewati berbagai proses serta berupaya mempertahankan rumah tangga sebelum akhirnya sepakat untuk menjalani kehidupan masing-masing.
“Namun akhirnya, aku dan Pak Dem memutuskan untuk berpisah baik-baik,” ujar Sara dalam video tersebut.
Demian turut menjelaskan bahwa keputusan itu telah dibicarakan bersama dan dipertimbangkan secara matang. Ia juga menepis kabar yang mengaitkan keretakan rumah tangga mereka dengan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kehadiran orang ketiga.
“Intinya, tidak ada KDRT dan tidak pernah ada orang ketiga. Setelah kami diskusikan bersama, pada akhirnya kami memutuskan untuk berjalan masing-masing,” tutur Demian.
Meski pernikahan mereka berakhir, Sara menegaskan bahwa hubungan keduanya tidak harus terputus. Ia berharap mereka tetap bisa saling menghargai dan menjaga komunikasi setelah resmi berpisah.
Sara juga memandang hubungan yang telah dibangun selama bertahun-tahun tetap memiliki arti bagi keduanya. Menurutnya, perubahan status pernikahan tidak serta-merta menghilangkan rasa cinta yang masih ada.
“Aku dan Pak Dem akan tetap saling mencintai dan menghargai, namun dalam bentuk yang berbeda. Karena walau bagaimanapun apa yang telah kami bangun ini akan tetap menjadi sebuah keluarga,” ucap Sara.
Secara hukum, Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan gugatan cerai Sara pada Kamis, 8 Oktober 2026. Putusan dijatuhkan secara verstek karena Demian selaku pihak tergugat tidak hadir dalam persidangan.
Dengan putusan tersebut, rumah tangga Sara dan Demian resmi berakhir. Keduanya kini menyatakan ingin melanjutkan kehidupan masing-masing sembari tetap menjaga hubungan baik di luar ikatan pernikahan.




