Dicky Difie Geram
Komedian Dicky Difie angkat bicara setelah menerima sejumlah komentar bernada kasar dari warganet di media sosial. Tak lagi menganggapnya sebagai sekadar komentar, Dicky menyatakan siap menempuh jalur hukum terhadap pihak yang dinilai telah melewati batas.
Pernyataan tersebut disampaikan Dicky melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram miliknya pada 24 September 2026. Dalam video itu, ia mengaku mendapat berbagai bentuk komentar yang dianggap menyerang, mulai dari makian hingga gestur meludah yang ditujukan kepadanya.
Dicky mengatakan sebelumnya dirinya berusaha tidak mempermasalahkan komentar negatif yang muncul di media sosial. Namun, menurut dia, jumlah pesan dan komentar bernada kebencian semakin banyak sehingga sulit untuk diabaikan.
Situasi tersebut membuat Dicky mulai mempertimbangkan langkah hukum. Ia bahkan menyampaikan secara terbuka bahwa para pengirim pesan yang dianggap melakukan hate speech dapat berhadapan dengannya di pengadilan.
“Aku yakin dan aku jamin teman-teman yang kirim DM seperti itu akan bertemu aku di pengadilan. Pasti! Aku yakinkan 100 persen!” kata Dicky Difie.
Dicky juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan penelusuran digital terhadap sejumlah akun yang memberikan komentar kepadanya. Ia menyebut proses tersebut dilakukan untuk mengetahui identitas pihak-pihak yang berada di balik akun tersebut.
Menurut Dicky, hasil penelusuran sementara menunjukkan sebagian warganet yang memberikan komentar negatif kepadanya berada di luar Jakarta.
“Kasih aku waktu 3 hari buat ngetracing keluarga kamu di mana ya. Aku sudah dapat identitas kalian dan sebagian besar dari daerah. Haters yang komen jahat ini jarang yang dari Jakarta,” ujarnya.
Ia kemudian menyinggung sejumlah komentar yang dianggap telah menghina dirinya. Dicky mengatakan akun-akun yang memberikan makian maupun gestur penghinaan tersebut akan tetap ditelusuri.
“Yang ngatain aku m*nyet atau sekadar ngeludah, kalian pasti aku tracing. Aku pastikan kita akan bertemu di pengadilan ya,” tutur Dicky.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Dicky kini tidak hanya memilih mengabaikan komentar negatif di media sosial. Ia membuka kemungkinan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum, sembari menyebut telah mengumpulkan informasi mengenai sejumlah akun yang dianggap bermasalah.
Hingga pernyataan itu disampaikan, belum ada informasi mengenai laporan resmi yang telah diajukan Dicky kepada aparat penegak hukum terkait komentar-komentar tersebut.




