Tiga Gunung Api Kembali Erupsi di Indonesia

Ilustrasi

Aktivitas vulkanik kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat (11/9/2026). Dalam rentang dini hari hingga pagi, Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Gunung Semeru di Jawa Timur tercatat mengalami erupsi berulang.

Data aktivitas gunung api tersebut tercantum dalam laporan Magma Indonesia, Badan Geologi. Durasi setiap erupsi bervariasi, dengan waktu terpendek tercatat sekitar 41 detik dan yang terlama mencapai 187 detik.

Gunung Semeru menjadi salah satu yang mengalami erupsi berulang sejak dini hari. Aktivitas tercatat mulai pukul 00.26 WIB, kemudian kembali terjadi pada pukul 04.27 WIB, 05.05 WIB, dan 06.16 WIB.

Pada erupsi terakhir pukul 06.16 WIB, getaran letusan terekam dengan amplitudo maksimum 23 milimeter. Durasi erupsi mencapai 187 detik atau lebih dari tiga menit. Sementara itu, visual letusan pada sejumlah kejadian tersebut tidak teramati.

Aktivitas serupa juga terjadi di Gunung Ili Lewotolok. Gunung yang berada di Kabupaten Lembata, NTT, itu tercatat mengalami erupsi beberapa kali sejak tengah malam hingga pagi.

Erupsi tercatat pada pukul 00.57 WITA, 02.08 WITA, 02.21 WITA, kemudian kembali terjadi pada pukul 07.09 WITA. Pada kejadian pukul 07.09 WITA, kolom abu teramati mencapai sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 2.023 meter di atas permukaan laut.

Letusan tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan berlangsung selama 48 detik. Sebelumnya, tiga erupsi pada dini hari masing-masing berlangsung 70 detik, 63 detik, dan 94 detik.

Pada erupsi pukul 00.57 WITA, amplitudo maksimum tercatat 40 milimeter dengan durasi 70 detik. Kemudian erupsi pukul 02.08 WITA memiliki amplitudo serupa dengan durasi 63 detik. Saat itu, kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak dan bergerak ke arah barat.

Erupsi berikutnya pada pukul 02.21 WITA juga memiliki amplitudo maksimum 40 milimeter dengan durasi 94 detik. Kolom abu mencapai sekitar 600 meter di atas puncak, berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan mengarah ke barat.

Sementara itu, Gunung Ibu di Maluku Utara juga menunjukkan aktivitas erupsi berulang. Selain letusan pada tengah malam, gunung tersebut kembali mengalami dua erupsi dalam waktu berdekatan pada pagi hari.

Erupsi pertama terjadi pukul 00.49 WIT dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 48 detik. Kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak atau mencapai ketinggian sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah barat laut.

Gunung Ibu kemudian kembali meletus pada pukul 08.56 WIT dengan amplitudo maksimum 18 milimeter dan durasi 41 detik. Dua menit berselang, tepat pukul 08.58 WIT, erupsi kembali terjadi dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan berlangsung selama 45 detik. Pada kedua kejadian tersebut, visual letusan tidak teramati.

Rangkaian erupsi di tiga gunung api tersebut menunjukkan aktivitas vulkanik masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia. Masyarakat di sekitar kawasan gunung api diimbau tetap mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari Badan Geologi serta tidak mengabaikan ketentuan keselamatan yang berlaku.

Tutup