600 Relawan Nakes Dikirim ke NTT, Dapat Uang Harian Rp350 Ribu

Nakes

Pemerintah memastikan relawan tenaga kesehatan yang diterjunkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ke wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mendapatkan uang harian selama menjalankan tugas.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemerintah tengah menyiapkan skema penghargaan bagi tenaga medis yang secara sukarela membantu penanganan korban bencana.

Menurut Dante, para relawan tidak hanya mendapatkan dukungan berupa kebutuhan selama bertugas, tetapi juga uang harian dan biaya transportasi.

“Ini kita sudah petakan dan kita akan berikan apresiasi kepada mereka tenaga-tenaga medis ini. Sedang kita bahas ini, mereka akan mendapatkan uang harian dari kita, uang harian untuk yang mereka ikut di dalam sebagai relawan,” kata Dante, Jumat (28/8/2026).

Dante menjelaskan, besaran biaya transportasi yang disiapkan pemerintah saat ini mencapai Rp350.000 per hari untuk setiap tenaga kesehatan.

“Jadi kalau dibilang insentif kelihatannya tidak sepadan dengan jasa yang mereka keluarkan. Tapi kita berikan biaya transport. Biaya transport ini sekarang kita tetapkan masih di Rp350.000 per hari buat tenaga kesehatan,” ujarnya.

Hingga saat ini, Kemenkes telah mendistribusikan sekitar 600 relawan tenaga kesehatan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di NTT.

Selama menjalankan tugas, para relawan juga mendapatkan kebutuhan makan sehari-hari yang disiapkan pemerintah.

Selain dukungan operasional, pemerintah memberikan sertifikat dalam bentuk satuan kredit profesi (SKP) kepada tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan bencana. SKP tersebut dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan perpanjangan surat izin praktik.

Dante menegaskan pemerintah berupaya memberikan penghargaan secara optimal kepada tenaga kesehatan yang berada di garis depan dalam menangani masyarakat terdampak bencana.

“Jadi penghargaan kita terhadap tenaga medis yang ikut di dalam penanganan pasien bencana ini kita buat secara optimal dan sebaik mungkin karena tanpa mereka kita nggak bisa berbuat apa-apa,” pungkasnya.

Tutup