Richard Lee Tantang Doktif

Richard Lee

Dokter kecantikan Richard Lee kembali angkat bicara mengenai proses hukum yang tengah dijalaninya dalam perkara dugaan pelanggaran ketentuan perlindungan konsumen dan peraturan di bidang kesehatan terkait produk kecantikan. Setelah lebih dari empat bulan menjalani penahanan, Richard menegaskan akan memanfaatkan persidangan untuk mengungkap seluruh fakta yang menurutnya selama ini belum terungkap.

Melalui kuasa hukumnya, Richard menyatakan siap menghadapi seluruh proses hukum secara terbuka. Ia menegaskan tidak akan menghindar dari tanggung jawab apabila terbukti bersalah. Namun, jika nantinya tidak terbukti melakukan pelanggaran, ia berharap nama baik dan kehormatannya dapat dipulihkan.

“Saya dan tim kuasa hukum sedang mencari kebenaran. Kalau memang salah, saya siap menerima hukuman. Tapi kalau benar, kembalikan nama baik dan martabat saya,” ujar Richard Lee, dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.

Dalam kesempatan itu, Richard juga menantang pelapor dalam perkara tersebut, Samira Farahnaz atau yang dikenal sebagai Doktif, untuk hadir langsung di ruang sidang. Menurutnya, persidangan merupakan tempat yang tepat untuk menguji seluruh bukti dan keterangan dari kedua belah pihak.

Richard mengaku heran karena pelapor dinilai kerap menyampaikan kritik di ruang publik, namun disebut belum hadir ketika dipanggil untuk memberikan kesaksian di persidangan. Ia berharap proses hukum berjalan secara terbuka dengan menghadirkan seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara.

“Saya siap membuka semuanya. Saya akan datang, duduk di kursi saya, dan siap buka-bukaan tentang kasus ini. Jadi, tolong datang dan hadapi saya di ruang sidang,” katanya.

Tak hanya itu, Richard turut melontarkan sindiran kepada pihak yang menurutnya hanya berani melontarkan tudingan melalui media sosial maupun platform digital, tetapi enggan bertemu langsung dalam forum hukum.

“Kalau hanya bisa ngata-ngatain orang tapi enggak berani tampil, itu namanya ayam sayur,” ucapnya.

Richard juga menyinggung bahwa pihak yang bersangkutan disebut sempat aktif muncul sebelum persidangan berlangsung, namun tidak hadir ketika dijadwalkan memberikan kesaksian. Baginya, proses pengadilan merupakan ruang yang paling tepat untuk membuktikan kebenaran, bukan sekadar saling melontarkan pernyataan di media sosial.

Berita Lainnya

0
IMG 2092
0
IMG 2567
Tutup