Kementan Siapkan Dukungan Alsintan untuk IKA BEM Nusantara
Pengurus Besar Ikatan Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (PB IKA BEM) Nusantara menyatakan komitmennya mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan). Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi resmi bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia yang membahas penguatan swasembada pangan dan regenerasi petani.
Ketua Umum PB IKA BEM Nusantara, Tomy Suswanto, S.E., M.M., mengapresiasi berbagai capaian Kementerian Pertanian, terutama dalam meningkatkan produksi beras nasional dan memperkuat ketahanan pangan. Menurutnya, kebijakan pemerintah telah memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian sekaligus perekonomian nasional.
Tomy menilai keberhasilan pemerintah menekan impor beras menjadi salah satu pencapaian penting. Ia menyebut Indonesia kini mampu mempertahankan kondisi tanpa impor beras medium dan mulai melakukan ekspor ke sejumlah negara.
“Dalam kurun waktu terakhir, Indonesia berhasil mempertahankan rekor tidak mengimpor beras medium. Bahkan, kita sudah mampu mulai mengekspor beras ke beberapa negara yang membutuhkan,” ujar Tomy.
Menurutnya, peningkatan ekspor komoditas pertanian tidak hanya memperluas pasar bagi hasil produksi dalam negeri, tetapi juga berkontribusi terhadap masuknya devisa melalui transaksi perdagangan internasional.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PB IKA BEM Nusantara menyatakan siap terlibat dalam Program Brigade Pangan yang digagas Kementerian Pertanian. Organisasi yang menghimpun alumni Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu menilai program tersebut sejalan dengan upaya mencetak generasi muda yang berdaya saing di sektor pertanian.
Menteri Pertanian menyambut positif komitmen tersebut dan mengapresiasi dukungan yang diberikan PB IKA BEM Nusantara terhadap program pemerintah di bidang pangan.
“Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami di Kementerian Pertanian untuk bekerja lebih baik lagi dan terus meningkatkan target swasembada pangan nasional,” ujar Menteri Pertanian.
Ia juga menegaskan pemerintah membutuhkan partisipasi aktif generasi muda dalam memperkuat regenerasi petani melalui Program Brigade Pangan. Menurutnya, keterlibatan organisasi seperti PB IKA BEM Nusantara diharapkan mampu mempercepat lahirnya wirausahawan muda di sektor agribisnis.
Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, Kementerian Pertanian menyatakan siap mendukung pelaksanaan Pilot Project Inkubator Agropreneur di Jawa Barat. Dukungan yang disiapkan antara lain berupa fasilitas alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk menunjang pelaksanaan Program Brigade Pangan.
Kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan PB IKA BEM Nusantara diharapkan dapat memperkuat pengembangan sektor pertanian berbasis generasi muda, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan dan kedaulatan pangan nasional secara berkelanjutan.




