OJK Minta Gen Z Cermat Pilah Informasi Investasi

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi.

Peran generasi muda di pasar keuangan Indonesia semakin besar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kelompok Generasi Z kini mendominasi jumlah investor di pasar modal, menunjukkan meningkatnya minat anak muda terhadap dunia investasi.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan dari sekitar 27 juta investor yang terdaftar di pasar modal Indonesia, lebih dari separuh berasal dari kalangan Gen Z yang umumnya berusia di bawah 30 tahun.

“Sebanyak 54 persen investor pasar modal saat ini merupakan Gen Z. Ini menunjukkan generasi muda semakin aktif berpartisipasi dalam sektor keuangan,” ujar Friderica dalam Jogja Financial Festival 2026 di Yogyakarta.

Perempuan yang akrab disapa Kiki itu menilai fenomena tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan literasi dan inklusi keuangan nasional. Menurutnya, generasi muda saat ini memiliki peluang lebih besar untuk mengenal berbagai instrumen investasi sejak usia dini.

Meski demikian, Kiki mengingatkan bahwa kemudahan akses informasi di era digital juga menghadirkan tantangan baru. Jika generasi sebelumnya harus bekerja keras mencari informasi, kini masyarakat justru dihadapkan pada banjir informasi yang datang setiap saat.

Karena itu, kemampuan menyaring informasi dinilai menjadi kunci penting bagi generasi muda dalam mengambil keputusan, termasuk dalam urusan keuangan dan investasi.

“Di era sekarang, tantangannya bukan lagi mencari informasi, tetapi memilih mana informasi yang benar dan bermanfaat,” katanya.

Kiki juga mengimbau anak muda untuk lebih selektif dalam mengonsumsi konten digital. Menurutnya, informasi yang tidak memberikan nilai edukasi sebaiknya tidak dijadikan rujukan dalam mengambil keputusan penting.

Ia menilai karakter Gen Z yang tumbuh bersama perkembangan teknologi membuat generasi ini memiliki pengaruh besar terhadap arah perkembangan industri keuangan di masa depan.

Dengan jumlah investor muda yang terus meningkat, OJK berharap kesadaran terhadap investasi yang sehat dan pengelolaan keuangan yang bijak juga semakin kuat di kalangan generasi muda Indonesia.

Tutup