Bapenda Kabupaten Bekasi Genjot Penerimaan Pajak 2026, Target Rp3,8 Triliun

Ilustrasi pajak

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi terus mengintensifkan kinerja untuk mengejar target penerimaan pajak daerah sebesar Rp3,8 triliun pada tahun 2026. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan di Kabupaten Bekasi.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menyampaikan bahwa langkah percepatan telah dilakukan sejak awal tahun dengan mengerahkan petugas untuk mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Hingga akhir Februari 2026, realisasi penerimaan pajak daerah mencapai Rp318,94 miliar atau sekitar 8,36 persen dari target,” ujar Iwan Ridwan.

Menurutnya, capaian tersebut akan terus ditingkatkan melalui optimalisasi kerja lapangan serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Untuk mendukung hal itu, Bapenda menginstruksikan seluruh jajaran agar aktif melakukan pendataan langsung guna mengidentifikasi potensi pajak baru sekaligus memastikan keakuratan data objek pajak.

Langkah ini dinilai penting agar target penerimaan dapat dicapai secara realistis dan berbasis kondisi faktual di lapangan.

Selain itu, sistem pembayaran pajak daerah kini sepenuhnya telah menggunakan metode nontunai melalui transfer ke kas daerah. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi wajib pajak sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan.

“Kami terus mendorong pengelolaan pajak yang transparan dan akuntabel, karena penerimaan pajak sangat menentukan kemampuan daerah dalam menjalankan program pembangunan,” tambahnya.

Adapun target penerimaan pajak daerah tahun ini terdiri dari berbagai sektor, di antaranya Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sebesar Rp862 miliar, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) Rp902 miliar, serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang ditargetkan mencapai Rp1,274 triliun.

Selain itu, terdapat pula target dari pajak reklame sebesar Rp41,66 miliar, pajak air tanah Rp14 miliar, hingga opsen pajak yang ditargetkan mencapai Rp713 miliar.

Dengan berbagai strategi yang dijalankan, Bapenda optimistis target penerimaan pajak tahun ini dapat tercapai, seiring meningkatnya kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi potensi pendapatan daerah.

Tutup