Keputusan Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah terus menjadi perhatian publik. Selain memicu perdebatan di media sosial, langkah tersebut juga disebut berdampak pada akun Instagram milik pengacara kondang itu.
Dalam keterangannya kepada awak media, Hotman menjelaskan bahwa keputusannya mendampingi Febrie bukan didasarkan pada persoalan honorarium. Ia mengaku prihatin terhadap kasus yang menjerat mantan Jampidsus tersebut karena menilai Febrie memiliki rekam jejak dalam upaya penyelamatan keuangan negara.
“Saya melihat benar-benar saya merasa miris. Jampidsus itu adalah yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo karena melalui Satgas PKH negara mendapatkan sekitar Rp300 triliun. Kemudian pengembalian kerugian negara sekitar Rp130 triliun, jadi total sekitar Rp430 triliun kembali ke negara,” ujar Hotman.
Pernyataan tersebut langsung memicu beragam respons dari publik. Sebagian warganet mendukung alasan yang disampaikan Hotman, sementara sebagian lainnya mempertanyakan keputusannya membela tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kasus Asabri.
Di tengah polemik tersebut, akun Instagram Hotman Paris juga ikut menjadi sorotan. Sejumlah akun media sosial mengklaim jumlah pengikut Hotman mengalami penurunan setelah dirinya mengumumkan menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah.
Berdasarkan pantauan sejumlah akun, penurunan pengikut disebut mencapai sekitar 100 ribu akun. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Hotman Paris maupun Meta terkait data tersebut, sehingga klaim mengenai jumlah pasti pengikut yang berkurang belum dapat diverifikasi secara independen.
Sementara itu, proses hukum terhadap Febrie Adriansyah masih terus berjalan. Hotman Paris menegaskan seluruh pernyataannya merupakan bagian dari pembelaan sebagai kuasa hukum, sedangkan pembuktian atas perkara tersebut akan ditentukan melalui proses peradilan yang berlaku.