Teddy Jelaskan Soal Biaya Kunjungan Presiden

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Foto: BPMI Setpres).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan bahwa pengeluaran tambahan yang timbul dalam kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto tidak dibebankan kepada keuangan negara. Menurutnya, seluruh biaya yang melebihi alokasi anggaran resmi ditanggung langsung oleh Presiden secara pribadi.

Penegasan tersebut disampaikan Teddy saat menanggapi berbagai pandangan yang berkembang terkait agenda lawatan luar negeri Presiden, termasuk masukan yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal.

Dalam keterangannya, Teddy mengapresiasi perhatian dan kritik yang diberikan Dino. Ia menilai masukan tersebut merupakan bagian dari diskusi publik yang konstruktif mengenai penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas berbagai masukan yang diberikan. Beliau adalah diplomat senior yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang hubungan internasional,” ujar Teddy, Senin (1/6/2026).

Terkait pembiayaan perjalanan Presiden, Teddy menegaskan bahwa tidak ada beban tambahan yang dibebankan kepada APBN di luar anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Apabila terdapat biaya yang melampaui anggaran negara, seluruhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo,” katanya.

Selain soal anggaran, Teddy juga menyoroti efisiensi yang dilakukan pemerintah dalam penyelenggaraan kunjungan kerja ke luar negeri. Salah satunya melalui pengurangan jumlah personel yang ikut mendampingi Presiden.

Menurutnya, jumlah anggota rombongan dalam kunjungan luar negeri saat ini jauh lebih sedikit dibandingkan periode pemerintahan sebelumnya.

“Jumlah rombongan Presiden telah dikurangi secara signifikan. Bahkan pengurangannya mencapai lebih dari separuh dibandingkan periode sebelumnya,” jelas Teddy.

Tutup