Tanboy Kun Cari Kuliner
Food vlogger Tanboy Kun menjadi sorotan warganet setelah mengunggah permintaan rekomendasi kuliner halal di Bali melalui akun Threads pribadinya. Unggahan sederhana tersebut justru memicu perdebatan di media sosial setelah sejumlah pengguna memberikan respons yang dinilai tidak pantas.
Dalam unggahannya, Tanboy Kun meminta rekomendasi tempat makan halal yang bisa dikunjungi selama berada di Pulau Dewata. Namun, alih-alih memberikan saran sesuai permintaan, beberapa akun justru menanggapi dengan komentar bernada sarkas dan menyarankan makanan non-halal.
Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak pengguna media sosial yang menilai komentar-komentar tersebut tidak menunjukkan sikap saling menghormati, terutama terhadap kebutuhan dan keyakinan seseorang dalam memilih makanan.
“Cari Kuliner Halal di Bali, Unggahan Tanboy Kun Tuai Sorotan Netizen,” tulis keterangan dalam unggahan yang beredar di media sosial dan ramai dibahas pada Sabtu (20/6/2026).
Sejumlah netizen mengecam tindakan oknum yang sengaja memberikan rekomendasi makanan non-halal. Mereka menilai sikap tersebut tidak mencerminkan toleransi dan justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik digital.
Menurut sebagian pengguna media sosial, permintaan rekomendasi makanan halal merupakan hal yang wajar mengingat Bali juga memiliki banyak pilihan kuliner yang dapat dinikmati wisatawan Muslim. Karena itu, mereka menilai seharusnya permintaan tersebut direspons dengan informasi yang relevan, bukan dengan candaan yang berpotensi menyinggung pihak lain.
Beberapa warganet juga mengingatkan bahwa sektor pariwisata Indonesia berkembang karena keberagaman dan keterbukaan terhadap seluruh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Oleh sebab itu, sikap saling menghargai dinilai penting untuk menjaga citra destinasi wisata yang ramah bagi semua kalangan.
Di sisi lain, tidak sedikit pengguna media sosial yang turut memberikan rekomendasi tempat makan halal di Bali kepada Tanboy Kun. Mereka membagikan berbagai pilihan kuliner, mulai dari warung lokal hingga restoran yang telah dikenal menyediakan menu halal bagi wisatawan.
Hingga kini, Tanboy Kun belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait polemik yang muncul di kolom komentarnya. Namun, perdebatan tersebut kembali memunculkan diskusi mengenai pentingnya toleransi, etika bermedia sosial, serta penghormatan terhadap pilihan dan keyakinan masing-masing individu di ruang digital.




