Suliyana Gugat Cerai Suami
Penyanyi dangdut asal Banyuwangi, Suliyana, resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Dio Arli Rahadi, ke Pengadilan Agama Banyuwangi. Gugatan tersebut menandai babak baru dalam dinamika rumah tangga pasangan tersebut.
Permohonan cerai didaftarkan pada 15 April 2026 dengan nomor perkara 1690/Pdt.G/2026/PA.BW. Saat ini, proses hukum telah berjalan dan memasuki tahap mediasi sebagaimana prosedur yang berlaku di pengadilan agama.
Kuasa hukum Suliyana, Moh. Firdaus, membenarkan pengajuan gugatan tersebut. Ia menyebut keputusan kliennya diambil setelah kondisi rumah tangga tidak lagi memungkinkan untuk dipertahankan.
“Gugatan itu memang sudah diajukan sejak tanggal 15 April 2026 dan Suliyana dengan suami sudah pisah rumah selama enam bulan,” ujar Firdaus, Kamis (30/4/2026).
Dalam proses persidangan, Suliyana didampingi oleh kuasa hukumnya Moh. Firdaus. Sementara itu, pihak Dio Arli Rahadi menunjuk Moh. Iqbal sebagai perwakilan hukum.
Sidang perdana telah digelar pada 28 April 2026 dengan agenda mediasi antara kedua belah pihak. Mediasi merupakan tahapan wajib yang bertujuan mencari kemungkinan penyelesaian damai sebelum perkara dilanjutkan ke pokok persidangan.
Namun, upaya mediasi formal yang telah dilakukan dinyatakan belum mencapai kesepakatan. Kedua pihak belum menemukan titik temu untuk mempertahankan hubungan rumah tangga mereka.
Meski demikian, peluang perdamaian masih terbuka dalam kurun waktu tertentu. Proses mediasi lanjutan masih memungkinkan dilakukan sebelum laporan resmi disampaikan kepada majelis hakim.
“Saat ini masih tahapan proses mediasi. Untuk mediasi formal sudah gagal, tetapi masih ada waktu hingga dua minggu untuk kemungkinan upaya perdamaian,” jelas Firdaus.
Terkait alasan gugatan, pihak kuasa hukum menyebut adanya perselisihan yang terjadi secara berulang dalam rumah tangga kliennya. Kondisi tersebut dinilai menjadi faktor utama diajukannya gugatan cerai.
“Terjadinya percekcokan secara terus-menerus,” ungkapnya.
Suliyana sendiri dikenal sebagai salah satu penyanyi dangdut populer dari Banyuwangi. Namanya melejit lewat sejumlah lagu seperti Welas Hang Ring Kene, Tutupe Wirang, Tau Tatu, hingga Bohoso Moto.




