Sejarah Kisah Kesaktian Jendral Soedirman, Ternyata Rajin Sholat Tepat Waktu

Patung Jendral Soedirman, FOTO: @740aerialvideography

Banyak sekali kisah perjuangan yang ditorehkan pria kelahiran Purbalingga, 24 Januari 1916 ini. Seperti saat memimpin perjuangan kemerdekaan meskipun dirinya sedang sakit dan lain sebagainya tapi beliau masih kuat.

JENDERAL Besar TNI Soedirman adalah seorang perwira tinggi Indonesia yang pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Sebagai panglima besar Tentara Nasional Indonesia pertama, ia adalah sosok yang dihormati di Indonesia.

Saat beliau melakukan perang gerilya pada tahun 1948 menjadi salah satu cerita ikonik, Konon dia memiliki jimat ampuh untuk melindungi dirinya dari serangan Belanda saat perang berlangsung. Namun jimat yang dimaksud bukanlah sebuah benda, melainkan menjaga wudhu, sholat tepat waktu, serta mengabdi pada bangsa dan negara.

Tahun 1948, Belanda kembali menyerang dan ingin menguasai Indonesia, dimulai dari pulau Jawa, tepatnya Yogyakarta. Soekarno menyarankan Jenderal Soedirman untuk beristirahat karena saat itu sedang sakit paru-paru.

Jenderal Soedirman tidak mempedulikan nasihat Soekarno. Sesampainya di Kediri, pasukan Belanda tiba-tiba menemukan persembunyiannya. Dirinya mengajak para prajurit untuk menggelar dzikir bersama.

Tak ada satu pun pasukan Belanda yang mempercayai sang pengkhianat bangsa Indonesia tersebut mengenai identitas Jenderal Sudirman. Saat sang pengkhianat menunjuk Jenderal Soedirman, ia malah ditembak mati.

Inilah sosok kesaktian jendral soedirman, walaupun beliau sakit saat melakukan perang dengan belanda akan tetapi dia masih mampu berjuang untuk melakukan kemerdekaan untuk negara republik Indonesia ini.  Sosok yang bijaksana dan pintar membaca situasi, Tokoh Pahlawan indonesia ini mempunya kisah yang sangat sakti.

Penulis : Ridho Inzaghi Rachman

Editor: Shelly Oktaviani

Tutup