Sara Wijayanto Haru Lihat Cerita Lila di Layar Lebar

Cerita Lila

Suasana emosional mewarnai pemutaran perdana film Cerita Lila yang berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026. Film yang diproduksi oleh MVP Pictures bersama Legacy Pictures ini mendapat sambutan hangat dari para undangan yang terdiri dari pelaku industri perfilman, media, figur publik, komunitas, hingga penggemar setia.

Sepanjang pemutaran film, banyak penonton tampak larut dalam kisah yang disajikan. Mengangkat cerita tentang dua saudara kembar bernama Lili dan Lila, film ini memadukan unsur horor dengan drama keluarga yang sarat emosi.

Bagi penggemar Diary Misteri Sara (DMS), kehadiran Cerita Lila memiliki arti tersendiri. Film ini menjadi Intellectual Property (IP) pertama milik DMS yang diangkat ke layar lebar setelah sekian lama dikenal melalui berbagai konten yang dibangun oleh Sara Wijayanto.

Antusiasme penggemar terlihat sejak sebelum acara dimulai. Sejumlah penggemar yang dikenal sebagai Saraddicts bahkan datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan penayangan perdana film tersebut. Mereka mengaku penasaran melihat kisah yang selama ini mereka ikuti akhirnya diwujudkan dalam format film bioskop.

Sara Wijayanto mengungkapkan bahwa Cerita Lila merupakan karya yang memiliki kedekatan emosional dengan dirinya. Menurutnya, cerita dalam film tersebut lahir dari berbagai pengalaman dan refleksi yang ia temui selama menjalankan perjalanan kreatif bersama DMS.

“Film ini sangat dekat dengan saya karena banyak memuat pengalaman dan perasaan yang pernah saya temui selama bertahun-tahun. Melihatnya akhirnya hadir di layar lebar dan diterima dengan hangat oleh penonton menjadi momen yang sangat berharga,” ujar Sara.

Sutradara Bobby Prasetyo mengatakan proses penggarapan film dilakukan dengan persiapan panjang. Ia bersama tim berupaya membangun karakter dan alur cerita secara detail agar pesan emosional yang ingin disampaikan dapat dirasakan penonton.

“Kami ingin menghadirkan cerita yang jujur dan menyentuh. Respons penonton malam ini menjadi apresiasi terbesar bagi seluruh kru yang telah bekerja keras selama proses produksi,” kata Bobby.

Sementara itu, Co-Produser Amrit Punjabi mengaku bersyukur melihat respons positif yang diberikan para penonton. Ia menilai film tersebut memiliki kedekatan emosional yang dapat dirasakan oleh banyak orang.

Menurut Amrit, sejak awal tim produksi yakin bahwa kisah yang diangkat dalam Cerita Lila mampu membangun hubungan emosional dengan penonton. Karena itu, sambutan hangat saat gala premiere menjadi sinyal positif menjelang penayangan nasional.

Dengan respons yang diterima pada pemutaran perdana, Cerita Lila diyakini berpotensi menjadi salah satu film horor Indonesia yang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. Selain menghadirkan unsur misteri dan ketegangan, film ini juga membawa pesan tentang keluarga, kehilangan, dan harapan.

Film Cerita Lila dijadwalkan mulai tayang serentak di bioskop Indonesia pada 18 Juni 2026. Penonton akan diajak mengikuti perjalanan dua saudara kembar yang terpisah oleh keadaan dan berusaha menemukan jalan untuk kembali dipertemukan.

Tutup