Menu

Mode Gelap

Kabar Parlemen · 25 Jan 2022 19:57 WIB ·

Kekosongan Jabatan di Pemkab Bekasi, Bang Juki Jalan Ditempat


					Kursi jabatan eselon II  di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menjadi perhatian Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi. Perbesar

Kursi jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menjadi perhatian Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi.

BEKASI – Kekosongan sejumlah kursi jabatan eselon II  di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menjadi perhatian Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi, H. Mohammad Nuh mengatakan hal itu untuk memaksimalkan akselerasi pembangunan.

“Begini justru soal pengisian jabatan yang ada di lingkup Pemkab Bekasi, persoalan utamanya. untuk melakukan rotasi jabatan yang ada di Kabupaten Bekasi,”kata M Nuh Wakil Ketua DPRD Kabupaten saat dihubungi, Selasa (25/1/2022).

M Nuh juga menjelaskan, Ketika Plt.Bupati Bekasi atau memilih orang yang tepat, maka sebagian besar persoalan akan selesai di lapangan.

Sekedar diketahui, Rotasi mutasi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang pengisian jabatan dengan pertimbangan kesesuaian antara kualifikasi, kompetensi dan kinerja pejabat selama ini, kemudian dihubungkan dengan job yang ada yang transparan, objektif, kompetitif dan akuntabel.

“Tapi manakala Plt.Bupati tidak memilih dengan orang yang tepat, maka sangat diduga banyak persoalnya nantinya akan bertumpuk di kepala Pak Plt.Bupati,”ujarnya politisi PKS itu.

Disinggung soal kebutuhan pengisian kekosongan jabatan, M nuh menerangkan dipastikan perlu untuk segera diisi.

“Karena ini jelas menghambat kinerja Pemkab Bekasi, Apalagi dipemerintahan Plt  saya yakin bahwa Pak PLT punya keinginan baik untuk melakukan akselerasi pembangunan di serapan anggaran di Kabupaten Bekasi. dikhawatirkan kalau dipuncak atau induk atau kepala dinasnya tidak ada maka ada hambatan dalam hal kewenangan di bawahan kepala dinas,”tuturnya dia.

Sambungnya, “Nah untuk kualifikasi pejabat eselon dua, saya pikir sudah ada aturannya eh yang terpenting buat saya sebagai pendapat bahwa sebaiknya pejabat-pejabat calon kepala dinas tersebut diisi oleh orang-orang yang punya latar belakang dan pengalaman di bidangnya yang akan ditunjuk. karena ini akan sangat berpengaruh kepada pemahaman. kemudian kemampuan lapangan, kemudian kecepatan mengatasi masalah. Dan saya pikir yang namanya Pak Kepala Dinas jangan lagi orang yang baru belajar tentang bidang yang akan ditanganinya,”tutupnya dia.

Reporter: Algi Fahri

Editor: Shelly Oktaviani

Artikel ini telah dibaca 325 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Puan Maharani Tegaskan Vaksin Booster Harus Diakselerasikan

17 September 2022 - 04:00 WIB

2720EBC6 750A 4964 A69E 60DFCD898D8F

Puteri Komarudin mengimbau Agar Pendataan Perlinsos Optimal

13 September 2022 - 12:29 WIB

91B05D16 9B30 4201 836D ABC83DFC538E

7 Perwira Polri, Ahmad Sahroni: Sidang Kode Etik Dulu

3 September 2022 - 06:02 WIB

6E4EE960 6F58 45AB B490 D6BBB64CDED2

Baleg DPR RI Bahas Daftar Usulan Prolegnas

30 Agustus 2022 - 11:00 WIB

1E4D30C7 C0EE 4689 BFD7 A7D184CDDE6C

Komisi X DPR RI menerima Audiensi Para Guru

30 Agustus 2022 - 01:22 WIB

C88035B4 D6E5 4E52 8B9F B51148E74E12

Komisi II DPR RI Resmi Bentuk Panja RUU Provinsi Papua Barat Daya

30 Agustus 2022 - 01:17 WIB

426CE9AA 3069 4CCC BE85 026F8E87D7D0
Trending di Kabar Parlemen