Warga Brebes Gelar Aksi Unjuk Rasa Terkait Pernyataan Ketua DPRD DKI Jakarta

waktu baca 3 menit
Warga Brebes Gelar Unjuk Rasa Mengecam Pernyataan Viral Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (foto: terkenal.co.id/Mishbahul Anam)

terkenal.co.id – Warga Kabupaten Brebes yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Brebes (GMB) adakan aksi unjuk rasa terkait pernyataan pimpinan DPRD DKI Jakarta.

Aksi unjuk rasa ini mengecam pernyataan viral ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengenai “Daripada kunker (kunjungan kerja) ke Brebes, Tegal beli telur asin, kentutnya bau, mending kunker ke luar negeri”.

Unjuk rasa yang diinisasi Gerakan Masyarakat Brebes (GMB) ini mengecam pernyataan Prasetyo Edi Marsudi mengenai produk unggulan Kabupaten Brebes yakni telur asin.

Aksi tersebut dilakukan oleh Gerakan Masyarakat Brebes pada Senin, 14 Agustus 2023 bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Brebes sekitar pukul 13.01 WIB.

Para pengunjuk rasa diterima langsung oleh pimpinan DPRD Brebes, Teguh Wahid Turmudi dan Wurja.

Aksi ini diadakan bertepatan dengan adanya kunjungan kerja Komisi A DPRD DKI Jakarta di kantor DPRD Kabupaten Brebes.

Diberitakan sebelumnya bahwa kunjungan DPRD DKI Jakarta dalam Kunjungan Kerja (Kunker) ke Brebes ini diketahui akan diikuti oleh Komisi A guna mendalami informasi mengenai informasi Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Surat kunjungan kerja Komisi A tersebut, ditandatangani langsung Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, dengan nomor surat 699/TG.01.00 yang ditujukan kepada DPRD Kabupaten Brebes, Jajaran DPRD DKI Jakarta.

Tak hanya menggelar unjuk rasa, para pendemo yang terdiri dari masyarakat dan juga pengusaha telur asin ini turut membawa produk unggulan Brebes telur asin untuk dibagikan kepada para wakil rakyat di DPRD Brebes.

20230814 145447 0001
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes Teguh Wahid Turmudi Menerima Pengunjuk Rasa (terkenal.co.id/Mishbahul Anam)

Salah seorang pedagang telur asin bernama Hadi (52) warga Kelurahan Limbangan Wetan mengatakan bahwa unjuk rasa ini didasari rasa sakit hati atas pernyataan Prasetyo Edi Marsudi.

“Ini menyakitkan bagi kami, dan menuntut permintaan maafnya kepada kami masyarakat Brebes, khususnya pedagang dan perajin telur asin,” tegasnya.

Hadi menilai bahwa pernyataan Ketua DPRD DKI Jakarta dinilai melecehkan masyarakat Brebes, khususnya para pedagang maupun pengrajin produk unggulan Kabupaten Brebes telur asin.

“Jujur tidak pantas ucapan seperti itu dilakukan seorang pejabat, apalagi seorang ketua dewan,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Teguh Wahid Turmudi mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan aspirasi masyarakat Brebes kepada Ketua DPRD DKI Jakarta.

“Atas aspirasi yang disampaikan kepada kami, dan kami berjanji akan meneruskan aspirasi teman-teman dan gerakan masyarakat Brebes ini ke pimpinan DPRD DKI (Prasetyo Edi Marsudi),” ujarnya.

Teguh juga turut berharap bahwa pernyataan viral Ketua DPRD DKI Jakarta mengenai telur asin ini nantinya dapat membawa kemajuan bagi industri usaha produk unggulan Kabupaten Brebes tersebut.

“Mudah-mudahan dengan viralnya pemberitaan telur asin akan membawa hal baik, membawa kemajuan akan perdagangan dan industri telur asin di Kabupaten Brebes,” tandasnya.

Dikabarkan bahwa nantinya akan ada unjuk rasa di Jakarta menyoal pernyataan viral Ketua DPRD DKI Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Teguh meminta nantinya warga Brebes yang akan melakukan aksi demo di Jakarta untuk tetap menjaga ketertiban.

“Harapan kami jika ada demo mengenai telur asin di Jakarta yah sampaikan secara baik, secara santun, menjaga ketertiban dan suasana persahabatan,” imbuhnya.(*)

Editor: Mishbahul Anam

%d blogger menyukai ini: