Ribuan Burung Gagak Kepung Gedung di Tel Aviv Israel
Fenomena tak biasa di langit Tel Aviv mendadak menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan ribuan burung gagak beterbangan viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, langit kota tersebut tampak menggelap bukan karena cuaca, melainkan akibat kawanan burung hitam yang memenuhi udara dalam jumlah besar.
Pemandangan itu terjadi di kawasan pusat kota, termasuk di sekitar Menara Azrieli, salah satu ikon arsitektur modern di wilayah tersebut.
Ribuan burung terlihat terbang rendah dan berputar di antara gedung-gedung tinggi, menciptakan kesan seolah-olah tengah “mengelilingi” area perkotaan.
Suara kepakan sayap yang ramai, disertai pekikan khas burung gagak, menambah suasana mencekam bagi warga yang berada di lokasi.
Sejumlah orang yang menyaksikan kejadian itu tampak menghentikan aktivitas mereka, menatap langit dengan rasa penasaran sekaligus kekhawatiran.
Fenomena ini kemudian memicu berbagai spekulasi di media sosial. Sebagian warganet mengaitkannya dengan simbolisme burung gagak yang dalam banyak budaya sering diasosiasikan dengan pertanda buruk atau perubahan besar.
Namun, para ahli memberikan penjelasan berbeda. Dalam kajian Ornitologi, perilaku berkumpul dalam jumlah besar merupakan hal yang wajar bagi burung gagak.
Kawanan burung ini dikenal sebagai spesies yang cerdas dan memiliki pola sosial kompleks, termasuk kebiasaan berkumpul pada waktu tertentu dalam setahun.
Para pakar menyebut fenomena seperti ini kerap terjadi pada periode tertentu, termasuk sekitar bulan Maret, ketika burung-burung tersebut berkumpul untuk mencari makan atau beristirahat secara kolektif.





