Didatangi Warga di Malioboro, Menkeu Terima Keluhan Soal Program MBG
Kunjungan kerja Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, ke kawasan Teras Malioboro, Yogyakarta, Selasa (17/3/2026), diwarnai insiden tak terduga. Di tengah agenda peninjauan, ia dihampiri dua warga yang secara langsung menyampaikan keluhan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa tersebut terjadi saat Purbaya berjalan menuju Pasar Beringharjo. Awalnya, kedua perempuan yang mengenakan kerudung itu hanya bermaksud menyapa dan bersalaman. Namun, interaksi berubah menjadi penyampaian aspirasi ketika salah satu di antaranya mulai mengkritisi program pemerintah tersebut.
Dengan nada serius, salah satu warga menyampaikan keberatan terhadap pelaksanaan MBG. Ia menilai program tersebut belum dirasakan secara merata dan justru menimbulkan ketidakadilan. Menurutnya, anggaran yang digunakan akan lebih bermanfaat jika dialihkan dalam bentuk bantuan langsung kepada masyarakat.
“Pak, tolong MBG dihentikan, tidak adil,” ucapnya di hadapan Purbaya.
Keluhan serupa juga diungkapkan oleh warga lainnya. Ia mengaku anaknya enggan mengonsumsi makanan yang disediakan dalam program tersebut. Pengalaman itu, menurutnya, juga dirasakan oleh sejumlah orang tua lain.
“Banyak yang komplain, anak saya tidak mau makan MBG, Pak,” tuturnya.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sebelum menyusuri kawasan Malioboro, rombongan sempat melakukan pertemuan di ruang Cendrawasih.
Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan berkeliling area Teras Malioboro. Purbaya dan rombongan menyapa para pedagang, berdialog singkat, hingga membeli sejumlah produk lokal seperti kaos dan kain lurik sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM.
Kehadiran pejabat negara di salah satu destinasi wisata utama di Yogyakarta itu pun langsung menarik perhatian publik. Warga dan wisatawan terlihat antusias menyaksikan dari dekat aktivitas rombongan, bahkan beberapa di antaranya mencoba berinteraksi secara langsung.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan secara spontan tersebut, Purbaya memberikan respons dengan sikap terbuka. Ia menyatakan akan menampung masukan masyarakat dan menyampaikannya kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Kita cari formulasi yang lebih efektif, nanti saya sampaikan ke Pak Presiden,” ujar Purbaya singkat.




