Aktivitas Kawasan Meningkat, Penghuni Meikarta Tembus Ribuan Unit
Kawasan Meikarta di koridor timur Jakarta semakin menunjukkan perkembangan sebagai kawasan hunian terpadu. Sejumlah fasilitas komersial, layanan publik, hingga ruang aktivitas masyarakat kini telah beroperasi dan melayani kebutuhan penghuni maupun pengunjung.
Beragam fasilitas yang tersedia di dalam kawasan antara lain layanan kesehatan seperti Siloam Hospitals melalui kliniknya, jaringan bioskop Cinépolis, serta berbagai gerai ritel dan kuliner seperti Maxx Coffee, Kopi Kenangan, dan Janji Jiwa.
Selain itu, terdapat pula sejumlah fasilitas pendukung lain seperti minimarket Indomaret dan Alfamart, restoran Solaria, gerai minuman Chatime, serta restoran Imperial Kitchen & Dimsum. Layanan kesehatan dan gaya hidup juga tersedia melalui Optik Melawai serta sejumlah apotek dan pusat furnitur.
Di sektor pendidikan, kawasan ini juga dilengkapi dengan kehadiran Universitas Paramadina yang turut memperkuat ekosistem aktivitas di lingkungan Meikarta.
Tak hanya di dalam kawasan, sejumlah fasilitas berskala kota juga berada di sekitar Meikarta, seperti Lippo Mall Cikarang, Citywalk Cikarang, Rumah Sakit Siloam, serta berbagai pusat hiburan dan kuliner.
Keberadaan fasilitas tersebut membuat penghuni dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus bepergian jauh dari lingkungan tempat tinggalnya.
Selain fasilitas komersial, Meikarta juga memiliki ruang terbuka luas yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Salah satunya adalah Central Park Meikarta yang memiliki luas sekitar 105 hektare dan dilengkapi danau seluas 25 hektare.
Area ini kerap digunakan untuk berbagai kegiatan publik seperti festival musik, pagelaran budaya, hingga acara komunitas yang rutin digelar.
Dari sisi mobilitas, kawasan ini dilayani transportasi internal berupa shuttle bus serta layanan AO Transport yang membantu konektivitas penghuni menuju berbagai titik di sekitar kawasan.
Seiring berkembangnya fasilitas, jumlah penghuni di Meikarta juga terus meningkat. Hingga saat ini lebih dari 3.600 unit apartemen telah ditempati, sementara lebih dari 16.500 unit lainnya telah selesai dibangun.
Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama, Indra Azwar, mengatakan perkembangan kawasan yang semakin hidup merupakan bagian dari visi jangka panjang pengembangan Meikarta sebagai kota mandiri.
“Keberhasilan serah terima unit sepanjang 2025 serta kelanjutan proses pembangunan ke depan merupakan bagian dari komitmen kami untuk membangun kawasan yang berfungsi, hidup, dan memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Indra.
Ia menambahkan bahwa semakin banyak unit yang dihuni akan memperkuat terbentuknya komunitas sosial di dalam kawasan.
“Semakin banyak unit yang ditempati, maka lingkungan sosial dan komunitas di kawasan Meikarta juga akan semakin kuat,” katanya.
Menurutnya, keberlanjutan serah terima unit apartemen tidak hanya berdampak bagi penghuni, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha yang beroperasi di dalam kawasan.




