Acara Kuliner di TIK Tuai Keluhan, Sampah Menggunung Tanpa Koordinasi
Kawasan Taman Indonesia Kaya (TIK), Kota Semarang, yang berada di samping Kantor Gubernur Jawa Tengah, dipenuhi tumpukan sampah usai digelarnya sebuah festival kuliner oleh salah satu perusahaan, Minggu (1/2). Sampah sisa kegiatan tampak berserakan di sejumlah titik dan menimbulkan bau tak sedap.
Pantauan di lokasi pada Senin (2/2), sampah terlihat menumpuk mulai dari area taman hingga di sisi pagar pintu masuk Kantor Gubernur Jawa Tengah. Kondisi tersebut dinilai mencoreng wajah kawasan ruang terbuka hijau di pusat kota.
Tumpukan sampah itu memicu keluhan petugas kebersihan. Koordinator penyapu jalan di kawasan TIK, Sumiati (58), mengaku kecewa karena pihak penyelenggara acara tidak melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang.
“Saya datang jam 03.30 WIB, kondisinya sudah seperti lautan sampah. Sampai saya bilang ini seperti TPA pindah ke sini,” ujar Sumiati saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, setiap kegiatan yang digelar di kawasan TIK atau sekitar Kantor Gubernur biasanya selalu berkoordinasi dengan DLH, terutama terkait pengelolaan sampah pasca-acara. Namun, pada festival kuliner tersebut, koordinasi sama sekali tidak dilakukan.
“Biasanya ada pemberitahuan dan kerja sama. Tapi yang ini tidak ada sama sekali. Katanya kemarin bawa petugas kebersihan sendiri, tapi faktanya sampahnya dibiarkan,” katanya.
Upaya komunikasi dengan penanggung jawab acara juga tidak membuahkan hasil. Sumiati mengaku telah menghubungi pihak penyelenggara, namun tidak mendapat respons yang bertanggung jawab.
“Waktu saya telepon malah ditanya dapat nomor saya dari mana. Sampai sekarang tidak ada tindak lanjut. Kalau begini, yang kerepotan ya kami,” tegasnya.
Keluhan serupa disampaikan Slamet, juru parkir di sekitar TIK. Ia menyebut tumpukan sampah tersebut berasal dari kegiatan festival kuliner, termasuk acara makan mi ayam secara massal yang digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara festival terkait penanganan sampah maupun klarifikasi atas keluhan petugas kebersihan di kawasan Taman Indonesia Kaya.





