Food Vlogger Ini Sindir Influencer Inisial P Terkait Dugaan Kasus Endorse UMKM di Cikarang

Food vlogger TikTok, Lulu Aushaf.

Polemik dugaan penahanan dana endorsement yang menyeret nama influencer asal Cikarang, Bekasi, berinisial P kembali memantik reaksi publik. Kali ini, kritik datang dari sesama kreator konten, yakni food vlogger TikTok, Lulu Aushaf.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun pribadinya, Lulu secara terbuka menyinggung dugaan kasus endorse yang disebut merugikan sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Cikarang dan Bekasi.

Ia mempertanyakan komitmen profesional seorang influencer yang telah menerima pembayaran namun diduga tidak merealisasikan kewajiban promosi.

“Gua mau nimbrung sama kasus influencer Cikarang Bekasi inisial P. Eh lu tuh enak banget ya, udah dibayar Rp2 juta tinggal datang, edit, upload. Apa susahnya sih? Makan gratis, dibayar juga. Lu bisa-bisanya nilep terus pergi aja,” ujar Lulu dalam pernyataannya.

Lulu membandingkan dengan pengalamannya sebagai kreator konten dengan jumlah pengikut yang tidak sebesar influencer yang dimaksud. Ia mengaku tetap berupaya menjaga kepercayaan klien meski tarif jasanya masih dalam kisaran ratusan ribu rupiah.

“Ini gua yang enggak sebesar lu, follower gua berapa sih. Rate card gua juga baru ratusan ribu. Itu aja gue habis visit enggak langsung santai. Sampai rumah kepikirannya harus buru-buru kirim draft biar endorse gua percaya,” lanjutnya.

Menurut Lulu, nilai Rp2 juta bagi pelaku UMKM bukanlah angka kecil. Ia menilai pelaku usaha kecil harus bekerja keras mengumpulkan modal demi mempromosikan produknya melalui influencer.

“Apalagi endorse lu itu UMKM. Uang mereka tuh enggak banyak. Saking pengennya di-endorse sama lu, Rp2 juta itu enggak sedikit,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah pelaku UMKM di Cikarang mengaku telah mentransfer dana endorsement kepada influencer berinisial P, namun konten promosi yang dijanjikan tidak pernah tayang. Beberapa korban bahkan mengunggah bukti transfer dan tangkapan layar percakapan sebagai bentuk protes di media sosial.

@luluaushaf

Trus yang paling emosi , dia playing victim update di sosial medianya ngata2in org yg endors dia bayar dia duit nya dia makan, parah bgt sih #kulinerbekasi #kulinercikarang #influencerbermasalah

♬ suara asli – Luluaushaf🍧 – Luluaushaf🍧

Kasus ini mencuat setelah unggahan akun Threads @Iiis_da pada 23 Februari 2026 menyebar luas ke berbagai platform seperti Instagram dan TikTok. Dalam unggahan tersebut, beberapa pelaku usaha mengklaim telah melakukan pembayaran penuh atas jasa endorsement, namun tidak memperoleh layanan promosi sebagaimana dijanjikan dalam kesepakatan awal.

Salah satu korban menyebut telah mentransfer dana sebesar Rp2 juta pada Desember 2025 untuk paket promosi lengkap yang mencakup kunjungan langsung ke lokasi usaha serta produksi konten video.

“Kami sudah melakukan pembayaran penuh untuk paket promosi, termasuk visit ke lokasi usaha. Tapi sampai sekarang tidak ada konten yang diunggah, bahkan permintaan pengembalian dana juga tidak direspons,” ungkap salah satu pelaku UMKM.

Tutup