Libur Nataru, Empat Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis Berhasil Diselamatkan

Foto: Istimewa

Memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), insiden kecelakaan laut terjadi di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak empat wisatawan dilaporkan terseret ombak saat berenang di kawasan pantai tersebut, Rabu (24/12/2025).

Beruntung, seluruh korban berhasil diselamatkan oleh petugas dan dinyatakan dalam kondisi selamat. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan wisatawan saat beraktivitas di kawasan pantai selatan DIY yang dikenal memiliki arus laut berbahaya.

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, menjelaskan peristiwa itu bermula ketika keempat korban bermain air bersama rombongannya di tepi pantai. Awalnya, situasi terlihat aman sebelum arus laut tiba-tiba berubah.

“Tidak berselang lama, keempat korban terbawa arus balik atau rip current dan sempat tenggelam,” ujar Rio saat dikonfirmasi.

Mendapat laporan kejadian tersebut, petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Parangtritis segera berkoordinasi dengan Ditpolair Polda DIY dan Basarnas Yogyakarta untuk melakukan upaya penyelamatan.

Petugas gabungan langsung berenang mendekati lokasi korban dan melakukan evakuasi satu per satu di tengah kondisi ombak yang cukup kuat. Proses penyelamatan berlangsung cepat guna meminimalkan risiko terhadap korban.

“Keempat korban berhasil dievakuasi dan dinyatakan selamat,” kata Rio. Para korban kemudian mendapatkan pemeriksaan kesehatan di lokasi sebelum diserahkan kembali kepada rombongan.

Diketahui, para korban merupakan wisatawan asal Depok, Jawa Barat, dengan rentang usia antara 16 hingga 20 tahun. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Rio Banupanitis mengimbau seluruh wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan DIY selama libur Nataru agar meningkatkan kewaspadaan, mematuhi imbauan petugas SAR, serta menaati rambu-rambu keselamatan yang telah terpasang di sepanjang kawasan pantai guna mencegah kejadian serupa terulang.

Tutup