Rapper Prancis meninggal pada usia 31

[ad_1]

Werenoirapper yang menjadi artis musik terlaris Prancis dalam beberapa tahun terakhir, telah meninggal pada usia 31, kata label rekaman dan produsernya.

Artis, yang nama aslinya adalah Jérémy Bana Owona, adalah penjual album No. 1 di Prancis pada tahun 2023 dan 2024 menurut peringkat federasi internasional industri fonografi (IFPI), yang mencakup penjualan di dalam toko dan e-commerce serta bermain di layanan streaming.

“Dengan kesedihan yang sangat besar yang telah kami pelajari tentang kematian Werenoi,” kata perusahaan rekamannya di Instagram. “Semua pikiran kami bersama keluarganya, orang -orang terkasih, timnya dan semua orang yang mengenalnya.”

“Istirahatlah dalam damai saudaraku, aku mencintaimu,” produsernya Babs memposting di X.

Laporan media Prancis Werenoi meninggal Sabtu pagi (17 Mei) di rumah sakit Paris. Penyebab kematiannya belum dipublikasikan.

Werenoi pertama kali dikenal oleh publik Prancis pada tahun 2021 ketika ia memposting lagunya “Guadalajara” di YouTube dan itu dipandang ratusan ribu kali.

Dia merilis tiga album, Carré pada tahun 2023, Piramida pada tahun 2024 dan Diamant noir Pada tahun 2025, menjadikannya salah satu nama terbesar dalam rap Prancis.

Beberapa rapper Prancis memposting upeti di media sosial.

Bintang pop Prancis-malian Aya Nakamura, yang tampil di album kedua Werenoi, menulis: “Rest in Peace My Dude. Sebuah berita yang menyedihkan saya dan keberanian kepada orang-orang yang dicintai khususnya.”

“Dia membuat perbedaan untuk kualitas lagu -lagunya, melodinya dan pucatnya,” penyanyi Pascal Obispo, yang telah menemani Werenoi di piano di konser Paris 2023, mengatakan kepada koran Prancis Le Parisien.

(TagStotranslate) Genre Hiphop (T) Music News (T) Berita (T) Obituari

[ad_2]
Sumber: billboard.com

Berita Lainnya

0
1ab05025 e002 4777 9940 36cc34c1747c 43

Ecko Show Mengaku Dipecat

Redaktur Pelaksana
0
fd5539cf 5b28 4a83 801e 471b1dbf8a0f
0
0e490a41910a4c1d8eec7903cfda14b5 Sedang
Tutup