Pramono Sambut Konser YE, 15 Ribu Wisman Diprediksi Datang

Pramono Anung

Jakarta diproyeksikan mendapat tambahan kunjungan wisatawan mancanegara seiring penyelenggaraan konser YE pada 24 Oktober 2026. Promotor Raw Vision Collective memperkirakan lebih dari 15.000 wisatawan dari berbagai negara akan datang ke ibu kota untuk menghadiri pertunjukan tersebut.

Pemimpin Pemasaran dan Komunikasi Raw Vision Collective Karen Tjahja mengatakan jumlah wisatawan mancanegara yang diproyeksikan hadir masih berpotensi bertambah. Para penonton disebut telah membeli tiket dari sejumlah negara di berbagai kawasan.

“Lebih dari 15.000 wisatawan mancanegara, yang angkanya masih terus bertambah setiap hari, akan datang ke Jakarta dari berbagai negara,” kata Karen dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Sejumlah negara yang diperkirakan menjadi asal penonton antara lain Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Australia, Hong Kong, Jepang, Inggris, Jerman, Vietnam, dan Selandia Baru.

Antusiasme penonton internasional juga terlihat sejak penjualan tiket dibuka. Menurut promotor, sebanyak 52,8 persen tiket pada hari pertama penjualan dibeli oleh penggemar yang berasal dari 73 negara.

Kehadiran ribuan wisatawan tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di Jakarta. Pelaku usaha kuliner, hotel dan akomodasi, transportasi, hingga sektor pendukung pariwisata lainnya diperkirakan ikut memperoleh manfaat dari meningkatnya mobilitas pengunjung.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyambut penyelenggaraan konser tersebut dan menyebut Jakarta mendapat kesempatan menjadi salah satu lokasi pertunjukan YE di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

“Jakarta mendapatkan kehormatan untuk konser YE di Jakarta ini karena ini adalah konser di Asia Tenggara dan Oceania,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, basis penggemar YE yang datang dari berbagai negara menjadi salah satu hal yang menarik perhatian. Ia menyebut Australia menjadi salah satu negara dengan jumlah pembeli tiket dari luar negeri yang cukup besar.

“Yang menggembirakan adalah, saya juga kaget, penggemarnya itu dari seluruh dunia. Bahkan terbanyak yang membeli tiket kalau dari luar itu dari Australia,” katanya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Pramono, akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penyelenggaraan konser berlangsung aman dan lancar. Koordinasi juga diperlukan karena konser tersebut bertepatan dengan Jakarta Running Festival yang diperkirakan melibatkan sekitar 35.000 peserta.

“Supaya pengaturannya menjadi baik nanti kami akan koordinasikan,” kata Pramono.

Dengan jumlah penonton internasional yang diproyeksikan mencapai belasan ribu orang, konser YE tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga berpotensi meningkatkan aktivitas wisata dan pergerakan ekonomi di Jakarta. Pada saat yang sama, pengaturan lalu lintas, keamanan, dan mobilitas masyarakat menjadi perhatian karena terdapat dua kegiatan besar yang berlangsung pada waktu yang berdekatan.

Tutup