Kota di Israel Diserbu Puluhan Ribu Lebah
Fenomena tidak biasa menggegerkan warga Netivot, Israel selatan, ketika puluhan ribu lebah tiba-tiba memenuhi kawasan pusat perbelanjaan hingga permukiman pada Rabu (15/4/2026). Peristiwa ini dengan cepat menjadi perhatian publik setelah rekamannya tersebar luas di media sosial.
Dalam sejumlah video yang beredar, kawanan lebah terlihat beterbangan dalam jumlah masif dan menempel di berbagai permukaan, mulai dari kendaraan, etalase toko, hingga dinding bangunan. Kepadatan koloni yang tidak biasa itu membuat aktivitas warga terganggu dan memicu kepanikan.
Sejumlah saksi mata menggambarkan situasi tersebut sebagai “seperti hujan lebah” yang datang tiba-tiba. Warga yang berada di lokasi berusaha mencari perlindungan untuk menghindari sengatan.
Mengutip laporan TRT World, otoritas setempat langsung merespons dengan mengeluarkan imbauan darurat. Masyarakat diminta segera menutup pintu dan jendela serta membatasi aktivitas di luar ruangan.
“Keselamatan warga menjadi prioritas. Kami meminta masyarakat tetap berada di dalam ruangan dan tidak mendekati area yang dipenuhi lebah,” demikian pernyataan otoritas setempat.
Kawanan lebah dilaporkan tidak hanya terkonsentrasi di satu titik. Selain pusat perbelanjaan, koloni tersebut juga menyebar ke area permukiman, termasuk halaman dan balkon rumah warga.
Pemerintah kota menegaskan pentingnya kewaspadaan selama proses penanganan berlangsung. Warga diimbau tidak melakukan tindakan yang dapat memicu agresivitas lebah, seperti mencoba mengusir atau mengganggu koloni secara mandiri.
Hingga saat ini, penyebab pasti kemunculan lebah dalam jumlah besar tersebut masih dalam penyelidikan. Namun, sejumlah pakar lingkungan menduga fenomena ini berkaitan dengan perilaku alami lebah, khususnya saat koloni berpindah mengikuti ratu lebah.
“Perpindahan koloni bisa terjadi secara besar-besaran ketika ratu lebah mencari lokasi baru. Faktor cuaca ekstrem juga dapat mempercepat proses ini,” ujar seorang ahli lingkungan yang terlibat dalam penanganan.





