Konflik Oky dan Heni Sagara
Nama dokter kecantikan Oky Pratama kembali menjadi sorotan publik setelah dituding terlibat dalam dugaan perundungan di media sosial. Ia disebut-sebut sebagai pihak yang berada di balik aktivitas sejumlah akun buzzer yang menyerang Heni Sagara.
Isu tersebut mencuat seiring beredarnya kabar bahwa Oky telah dipanggil oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait laporan yang diajukan Heni.
Namun, Oky dengan tegas membantah kabar tersebut. Ia memastikan hingga saat ini belum pernah menerima surat panggilan resmi dari aparat penegak hukum.
“Nggak ada, nggak ada. Kalau ada pasti ada panggilannya,” ujar Oky saat ditemui awak media.
Selain membantah pemanggilan, Oky juga menepis tudingan keterlibatannya dalam aksi perundungan yang dilakukan oleh akun-akun di media sosial.
Ia menilai tidak ada hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, karena merasa tidak pernah terlibat dalam aktivitas yang dituduhkan kepadanya.
“Nggak ada yang perlu diklarifikasi. Terima kasih ya,” ucapnya singkat.
Sementara itu, konflik antara kedua pihak bermula dari pengakuan Heni Sagara yang merasa menjadi korban perundungan di media sosial.
Heni menyebut dirinya mendapatkan serangan berupa komentar negatif dan cemoohan dari sejumlah akun pada 30 Juli 2025.
Merasa dirugikan, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jawa Barat pada 17 Desember 2025.
Laporan tersebut kini tengah diproses oleh pihak kepolisian untuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak-pihak terkait dalam kasus tersebut.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai perkembangan terbaru penanganan laporan tersebut, termasuk soal pihak-pihak yang akan dimintai keterangan.




