Kapolri Sebut 1.376 Dapur SPPG Sudah Dibangun
Kepolisian Negara Republik Indonesia menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia sebagai bagian dari dukungan terhadap program makan bergizi gratis pemerintah.
Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan pangan bergizi, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.
Kepala Kepolisian RI, Listyo Sigit Prabowo, mengatakan hingga saat ini Polri telah memiliki 1.376 dapur SPPG yang dipersiapkan untuk mendukung distribusi layanan pemenuhan gizi masyarakat di berbagai daerah.
Pernyataan itu disampaikan Sigit di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam agenda panen raya jagung serentak kuartal II serta peluncuran operasional SPPG di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Menurut Sigit, pembangunan dapur SPPG akan terus dilanjutkan hingga 2026 guna memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan akses pangan sehat dan bergizi.
“Pembangunan SPPG merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” ujar Sigit.
Ia menegaskan program tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan pembangunan kualitas generasi masa depan Indonesia.
Dengan semakin luasnya jaringan dapur gizi, Polri berharap layanan pemenuhan gizi dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat daerah dan komunitas lokal.
Dalam pelaksanaannya, Polri menyebut seluruh fasilitas SPPG menerapkan standar keamanan pangan yang ketat. Setiap dapur disebut telah dilengkapi berbagai sertifikasi untuk memastikan kualitas makanan yang diproduksi aman dikonsumsi masyarakat.
Beberapa sertifikasi yang diterapkan meliputi Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sertifikat Jaminan Produk Halal, hingga Sertifikat Uji Laboratorium Air.
Selain itu, prinsip food safety juga diterapkan secara menyeluruh guna menjaga kualitas serta keamanan makanan yang didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.
Sigit sebelumnya mengungkapkan bahwa dari total 1.376 unit SPPG milik Polri, sebanyak 736 dapur telah beroperasi. Sementara 172 unit berada pada tahap persiapan operasional dan 468 lainnya masih dalam proses pembangunan.
Apabila seluruh fasilitas tersebut beroperasi penuh, program SPPG diproyeksikan mampu menjangkau sekitar 3,44 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
Tidak hanya berdampak pada sektor pelayanan sosial, proyek pembangunan dapur gizi tersebut juga diperkirakan mampu menyerap sekitar 68.800 tenaga kerja.




